Inggris harus mengakui keunggulan Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 dengan skor 1-2. Kekalahan ini disorot karena strategi yang diterapkan timnas Inggris dinilai justru mempermudah langkah Argentina.
Pertandingan yang digelar di Stadion Atlanta pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB itu sempat membuat Inggris unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon di menit ke-55.
>>> Hasil Japan Open 2026: Alwi Farhan Lolos ke Perempat Final
Namun, setelah mencetak gol pembuka, Inggris memilih bermain lebih bertahan. Statistik mencatat penguasaan bola tim asuhan Thomas Tuchel hanya 12 persen berbanding 88 persen milik Argentina.
Dominasi Argentina akhirnya berbuah manis di menit-menit akhir pertandingan. Enzo Fernandez mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan jarak jauh, disusul gol kemenangan dari sundulan Lautaro Martinez.
Kritik Terhadap Taktik Bertahan
Mantan pemain timnas Inggris, Micah Richards, menyayangkan keputusan Thomas Tuchel yang meminta Jude Bellingham dan rekan-rekannya bermain lebih pasif setelah unggul.
Menurut Richards, seharusnya Inggris memanfaatkan momentum untuk mencari gol kedua, bukan malah bermain terlalu bertahan.
>>> Tweet 2021 Prediksi Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026 Viral
"Ketika Inggris mencetak gol pertama, mereka seharusnya mengejar gol kedua," ujar Richards kepada BBC.
Ia menambahkan bahwa strategi bertahan tersebut justru memberi kesempatan Argentina untuk menemukan ritme permainan mereka. "Anda harus melihat keputusan yang diambil oleh sang manajer.
Mereka membuat segalanya terlalu mudah bagi Argentina di babak kedua itu," kritiknya.
Meskipun demikian, Richards tetap mengakui performa luar biasa Argentina yang mampu bertahan dengan gigih dan berhasil mencapai final.
>>> Jadwal MWI EWC 2026 Hari Ini: Falcons ID Hadapi Twisted Minds
Inggris dijadwalkan akan menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis di Stadion Miami pada Minggu (19/7) dini hari WIB.

