Seiring melonjaknya tagihan penggunaan kecerdasan buatan (AI), banyak perusahaan mulai mempertanyakan keharusan membayar mahal untuk model AI terkemuka dari Amerika Serikat.
Kini, model AI asal China yang menawarkan biaya lebih rendah mulai dilirik.
>>> Inggris dan Kebiasaan Buruk Kena Comeback di Turnamen Besar
Perusahaan besar seperti DoorDash, Airbnb, dan Siemens dilaporkan mulai mengadopsi AI dari China.
Ketertarikan ini tidak hanya didorong oleh biaya yang lebih rendah, tetapi juga fleksibilitas penyesuaian model AI sesuai kebutuhan spesifik perusahaan.
Platform AI OpenRouter mencatat bahwa model AI terkemuka dari China, seperti DeepSeek dan Z.
ai, telah melampaui pesaing dari AS seperti Claude (Anthropic) dan ChatGPT (OpenAI) dalam hal adopsi pengguna.
Pergeseran Persepsi dan Beban Biaya
Meskipun model AI AS sering dianggap paling canggih, persepsi ini mulai bergeser. Peluncuran GLM-5.2 dari startup China Z.
ai menuai pujian dari tokoh Silicon Valley, yang menilai kemampuannya setara dengan sistem AS namun dengan biaya jauh lebih murah.
Ketersediaan AI China yang lebih terjangkau hadir di saat yang tepat. Banyak perusahaan yang sebelumnya tergiur janji peningkatan produktivitas kini mulai keberatan dengan biaya penggunaan AI yang tinggi.
>>> 4 Laga Terakhir Argentina: Drama Gol Penentu di Menit Akhir
Sebuah organisasi dilaporkan menghabiskan hingga USD 500 juta per bulan untuk penggunaan Claude, meskipun ini adalah kasus ekstrem.
Riset Ramp AI Index menemukan bisnis yang sangat bergantung pada AI menghabiskan sekitar USD 7.500 per karyawan setiap bulan.
Bagi perusahaan yang tidak ingin mengurangi intensitas penggunaan AI, mencari model yang lebih murah menjadi pilihan utama.
Pendiri DoorDash, Andy Fang, mengungkapkan penghematan signifikan dengan mendelegasikan pekerjaan tingkat rendah ke model buatan Moonshot AI dari China.
Selain biaya, fleksibilitas model AI China yang lebih mudah diakses pengguna memungkinkan organisasi menyesuaikannya dengan kebutuhan spesifik.
Dari sisi keamanan, ini juga memberikan kontrol lebih besar atas pemrosesan data sensitif perusahaan.
Ada pula indikasi kekecewaan perusahaan terhadap kepemimpinan AS di sektor AI.
>>> China Kembangkan Jaringan Pemburu Asteroid Berbahaya
Penangguhan akses luar negeri terhadap model Mythos milik Anthropic oleh pemerintahan AS memunculkan risiko ketergantungan pada satu entitas tunggal.
