Sega dan Nvidia mengumumkan kolaborasi terbaru untuk merilis seri game Virtua Fighter Crossroads yang akan hadir untuk laptop dan desktop bertenaga chip RTX Spark.
Kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada satu judul, melainkan akan meluas ke berbagai game Sega lainnya di masa mendatang dengan dukungan teknologi mutakhir seperti ray tracing dan DLSS.
>>> Japan Open 2026: Ubed Belajar Banyak dari Anders Antonsen
Sejarah Sega Selamatkan Nyawa Nvidia
Pengumuman kolaborasi ini disampaikan CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam acara perayaan 30 tahun kemitraan Sega dan Nvidia di Tokyo.
Huang mengenang masa kritis ketika mantan Presiden Sega era 90-an, Shoichiro Irimajiri, menyelamatkan Nvidia dari jurang kebangkrutan dengan suntikan dana darurat sebesar USD 5 juta (sekitar Rp 77 miliar dengan kurs saat itu).
Kala itu, Sega membatalkan pesanan GPU untuk konsol Dreamcast dan beralih ke GPU PowerVR buatan NEC.
>>> Frans Putros Tinggalkan Persib usai Tampil di Piala Dunia 2026
Namun, Irimajiri tetap membayarkan biaya kontrak senilai USD 5 juta tersebut dan merestrukturisasinya sebagai investasi saham.
Dana segar dari kegagalan proyek Dreamcast ini digunakan Nvidia untuk mengembangkan GPU gaming Riva 128 dan GeForce 256 yang sukses besar.
Ketika Nvidia melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada 1999, Sega mencairkan sahamnya seharga USD 15 juta, meraup untung tiga kali lipat.
>>> Fosil T-Rex 'Gus' Pecahkan Rekor Dunia, Terjual Rp 906 Miliar
Jika saja Sega menahan saham tersebut hingga kini, kepemilikan mereka diperkirakan bernilai ratusan miliar dolar AS seiring meroketnya kapitalisasi pasar Nvidia.

