⌂ Beranda News Aksi Merusak dan Mengganggu yang Sebaiknya Tidak Dilakukan
News

Aksi Merusak dan Mengganggu yang Sebaiknya Tidak Dilakukan

Ilustrasi orang melakukan kelakuan menyebalkan
Aksi Merusak dan Mengganggu yang Sebaiknya Tidak Dilakukan
A A Ukuran Teks16px

Beberapa tindakan yang terlihat sepele atau dianggap lucu oleh pelakunya ternyata dapat merugikan orang lain dan menimbulkan kekesalan.

Contohnya adalah perusakan barang yang membutuhkan waktu lama untuk dibuat. Sebuah model LEGO senilai USD 15.000, yang dibangun berbulan-bulan, hancur dalam satu jam setelah pameran dibuka.

Tindakan merusak lainnya termasuk menempelkan permen karet ke colokan USB di bus, yang tentu saja sangat mengganggu pengguna lain.

Ada pula kasus di mana ibu pacar seorang wanita membuang koleksi LEGO berharga miliknya, padahal itu adalah kenangan sejak kecil.

Perilaku menyebalkan lainnya adalah mengunci pagar rumah orang asing, melipat buku yang sudah diperingatkan untuk tidak dilipat, atau menusuk layar komputer seharga USD 300 karena dilarang menggunakannya.

Konten kreator juga bisa menjadi korban, seperti ketika video YouTube mereka diunggah ulang di platform lain dan mendapatkan penonton jauh lebih banyak.

Tindakan keji juga terjadi ketika silet diselipkan di sosis yang diperuntukkan bagi anjing jalanan.

Selain itu, tong sampah sewaan seharga USD 600 yang seharusnya digunakan untuk acara khusus malah diisi sampah oleh orang asing dalam semalam.

Perpustakaan gratis pun terpaksa tutup sementara akibat ulah iseng yang mengambil semua bukunya.

📰 Update Terbaru