UEFA menyambut baik keputusan FIFA yang membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia. Federasi sepak bola Eropa menilai langkah ini sebagai kemenangan bagi sepak bola dunia.
FIFA sebelumnya menjadi sorotan akibat wacana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Perusahaan ini rencananya akan mengatur turnamen besar dengan dukungan investor.
>>> Prediksi Indonesia vs Vietnam: Garuda Sedikit Diunggulkan di Piala AFF 2026
Rencana penjualan saham Piala Dunia ini mendapat tentangan keras dari berbagai pihak. UEFA bahkan sempat mengancam akan memboikot Piala Dunia jika wacana tersebut tetap dilaksanakan.
Menanggapi berbagai penolakan, FIFA akhirnya mengambil langkah mundur. Secara resmi, FIFA membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia pada Sabtu (1/8/2026).
Dalam pernyataan resminya, FIFA menyatakan proyek FFE tidak akan dilanjutkan, yang berarti rencana penjualan saham Piala Dunia tidak dapat diproses lebih lanjut.
>>> Arsenal Pesta Gol, Taklukkan Girona 4-1 dalam Laga Uji Coba
UEFA menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersatu menolak wacana penjualan saham Piala Dunia.
Federasi sepak bola Eropa menegaskan bahwa ini adalah kemenangan bagi seluruh sepak bola.
Namun, UEFA mengingatkan bahwa ini bukanlah akhir dari segalanya. Pihak UEFA juga menyerukan agar pihak-pihak di balik proposal FFE dimintai pertanggungjawaban.
>>> Wacana Jual Saham Piala Dunia Batal, FIFA Hentikan Proyek yang Menuai Protes
UEFA menyebut Presiden FIFA Gianni Infantino telah merancang 'kesepakatan kotor, rahasia, dan tidak transparan' dengan dalih kepentingan sepak bola.
