Konfederasi Sepakbola Amerika Tengah, Utara, dan Karibia (CONCACAF) melontarkan pernyataan keras yang mengecam kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Pernyataan ini muncul setelah CONCACAF dan 41 asosiasi anggotanya kompak menolak usulan proyek FIFA Forward Enterprise (FFE) yang diajukan Infantino.
>>> Aston Villa Taklukkan Indonesia All Stars 3-1 di Stadion GBK
CONCACAF mengapresiasi keberanian dan persatuan anggotanya dalam memperjuangkan kepentingan jangka panjang sepakbola serta prinsip tata kelola yang baik.
Kritik Terhadap Tata Kelola FIFA
Proyek FFE dinilai menjadi bukti adanya kepemimpinan yang 'ugal-ugalan', sepihak, dan keterlaluan, sehingga perlu reformasi total.
CONCACAF menyoroti bahwa masa depan Piala Dunia FIFA dirancang di luar kerangka tata kelola yang telah ditetapkan, tanpa transparansi maupun konsultasi yang semestinya.
>>> Promo Sepeda Listrik Menarik di Transmart Full Day Sale
Mereka menegaskan bahwa tindakan sepihak ini mencerminkan pola kesalahan langkah dan perilaku serupa, sehingga pertanggungjawaban menyeluruh terhadap kepemimpinan saat ini sangatlah mendesak.
Bersama AFC, UEFA, dan CONMEBOL, CONCACAF mendesak adanya reformasi kepemimpinan di tubuh FIFA.
Proyek FFE diusulkan Infantino tanpa berkonsultasi dengan anggota federasi, bahkan disertai iming-iming uang dan tenggat waktu yang singkat.
>>> AC Polytron 1 PK Miring di Transmart Full Day Sale
Penolakan mayoritas anggota ini membuat Gianni Infantino tersudut menjelang pemilihan presiden dalam Kongres FIFA tahun depan.
