Jorge Martin menatap paruh kedua MotoGP 2026 dengan optimisme tinggi.
Pebalap Aprilia itu yakin persaingan gelar juara dunia akan semakin seru karena selisih poin di klasemen sangat tipis.
>>> Jaket Jensen Huang dan Fosil Dinosaurus Jadi Rebutan Orang Kaya Baru
MotoGP 2026 kembali bergulir di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini setelah jeda musim panas. Martin datang sebagai pemuncak klasemen sementara pada musim terakhirnya bersama Aprilia.
Juara dunia MotoGP 2024 itu unggul 14 poin atas Ai Ogura di posisi kedua.
Marc Marquez, Marco Bezzecchi, dan Fabio di Giannantonio juga masih bersaing dengan selisih maksimal 24 poin dari Martin.
Ketatnya persaingan membuat Martin memprediksi paruh kedua musim akan berlangsung menarik hingga seri-seri terakhir.
"Jeda musim panas kali ini benar-benar sangat positif.
Saya bisa beristirahat, tetapi juga banyak berlatih dan menyelesaikan tantangan bersepeda bersama teman-teman, sesuatu yang sudah lama ingin saya lakukan," kata Martin seperti dilansir Crash.
net.
"Saya sudah tidak sabar kembali ke lintasan bersama Aprilia dan bekerja lagi dengan tim. Kami akan menghadapi paruh kedua musim yang sangat menarik.
>>> Krisis RAM, Spek iPhone 18e Diprediksi Malah Makin Gacor
Kami akan berusaha memberikan 100 persen kemampuan kami."
Kenangan Manis di Silverstone
Silverstone menjadi seri pertama setelah jeda musim panas. Martin mengaku menyukai karakter sirkuit tersebut dan berharap bisa memulai kembali perburuan gelar dengan hasil positif.
"Kami sekarang menuju Silverstone, sirkuit yang sangat saya sukai dan menyimpan banyak kenangan indah bagi saya. Saya berharap bisa memberikan kebahagiaan besar kepada para penggemar."
Martin bertekad mengulang sukses Aprilia di Silverstone setelah Marco Bezzecchi membawa RS-GP meraih kemenangan pada MotoGP Inggris musim lalu.
Meski memimpin klasemen, performa Martin sempat menurun menjelang jeda musim panas.
Setelah meraih kemenangan sempurna pada sprint race dan balapan utama di Le Mans, ia hanya tiga kali naik podium dalam 12 balapan berikutnya.
MotoGP Inggris pun menjadi momentum penting bagi pebalap Spanyol itu untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen.
>>> Vietnam Oper Tekanan ke Indonesia di Piala AFF 2026
Ia juga ingin menjaga jarak dari empat rival terdekat yang masih memiliki peluang besar merebut gelar juara dunia MotoGP 2026.
