Anthony Taylor tak butuh waktu lama untuk memulai babak baru dalam kariernya.
Dua pekan setelah pensiun sebagai wasit, mantan pengadil Premier League itu langsung mendapat jabatan penting di Federasi Sepakbola Turki (TFF).
>>> Unik! Hotel Ini Dirancang 'Menghilang' di Gurun Namibia
Taylor sebelumnya mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan setelah Piala Dunia 2026.
Pada turnamen tersebut, wasit berusia 47 tahun itu memimpin tiga pertandingan, dengan laga terakhirnya adalah duel babak 16 besar antara Spanyol melawan Portugal yang dimenangi Spanyol 1-0.
Beberapa hari setelah final Piala Dunia, Taylor resmi mengakhiri karier yang telah dijalaninya selama 24 tahun.
Kini, ia dipercaya menjadi Director of Elite Refereeing atau Direktur Perwasitan Elite di Federasi Sepakbola Turki.
"Setelah pengumuman saya baru-baru ini bahwa saya pensiun dari dunia perwasitan elite setelah 16 musim, saya dengan senang hati membagikan langkah berikutnya dalam karier saya," ucapnya seperti dilansir talkSport.
"Mulai hari ini, saya akan menjalani peran sebagai konsultan dengan jabatan Director of Elite Refereeing di Federasi Sepakbola Turki.
Setelah memimpin pertandingan di level tertinggi kompetisi domestik dan internasional, saya menyambut baik kesempatan untuk membawa pengalaman tersebut ke peran yang berfokus pada pengembangan strategis dan teknis perwasitan elite di Turki."
>>> Microsoft Siap Bawa Game Xbox 360 ke PC
"Saya akan bekerja bersama rekan-rekan di federasi untuk mendukung pengembangan para wasit serta memperkuat program perwasitan secara keseluruhan sesuai standar UEFA dan FIFA," tulis Taylor.
Datang di Tengah Upaya Reformasi
Penunjukan Taylor terjadi saat TFF sedang berupaya membenahi sistem perwasitan. Pada Oktober 2025, federasi tersebut diguncang skandal perjudian yang melibatkan para wasit profesional.
Hasil investigasi mengungkap 371 dari 571 wasit aktif memiliki akun taruhan. Dari jumlah tersebut, 152 wasit terbukti melanggar aturan FIFA dan UEFA karena memasang taruhan pada pertandingan sepakbola.
Kasus itu mendorong TFF meluncurkan program pembinaan wasit secara nasional untuk memulihkan kredibilitas perwasitan di Turki. Kehadiran Taylor diharapkan menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Anthony Taylor memulai karier sebagai wasit pada 2002 sebelum mendapatkan lisensi FIFA pada 2013.
Ia melakoni debut di Premier League pada 2010 dan selama 16 musim memimpin 433 pertandingan di kasta tertinggi Liga Inggris.
>>> Superkomputer Jagokan Arsenal Juara Liga Inggris 2026/2027
Selain itu, Taylor juga pernah menjadi wasit final Piala FA sebanyak dua kali, final Liga Europa, Piala Dunia Antarklub, UEFA Nations League, hingga dua edisi Piala Dunia, termasuk turnamen 2026.

