Badan sepak bola Eropa, UEFA, mengonfirmasi bahwa mereka akan tetap memboikot berbagai kompetisi yang diselenggarakan oleh FIFA, termasuk Piala Dunia.
Keputusan ini diambil karena UEFA masih merasa kecewa terhadap kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
>>> Jadwal Singapura vs Indonesia: Laga Penentu Garuda di Piala AFF 2026
Dalam sebuah pernyataan resmi, UEFA menyatakan bahwa syarat-syarat untuk mengembalikan kepercayaan mereka terhadap FIFA belum terpenuhi.
Syarat utama yang diajukan UEFA meliputi penarikan usulan penjualan kompetisi utama FIFA kepada investor swasta.
Selain itu, UEFA menuntut jaminan bahwa upaya serupa yang dapat merusak citra sepak bola tidak akan terulang di masa mendatang.
UEFA juga menegaskan bahwa posisi mereka mengenai hilangnya kepercayaan terhadap Gianni Infantino tetap berlaku.
Pernyataan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap FIFA yang menyatakan bahwa Infantino masih mendapat kepercayaan untuk memimpin organisasi tersebut.
>>> Kuil Kuno 2.500 Tahun Ditemukan Tak Sengaja Saat Pembersihan Bom Perang
Kepercayaan tersebut didapat setelah Infantino menggelar rapat darurat di Rabat, Maroko, pada Rabu (5/8).
Rapat tersebut diadakan di tengah tekanan terhadap Infantino, yang sebelumnya didesak mundur akibat usulan proyek penjualan saham Piala Dunia kepada investor swasta.
Usulan tersebut menyebabkan Infantino kehilangan dukungan dari beberapa negara anggota, meskipun ia bertekad maju kembali sebagai presiden tahun depan untuk periode keempat.
Dalam pertemuan tersebut, Gianni Infantino mengakui kesalahannya terkait rencana penjualan saham Piala Dunia.
>>> Profesi Bergaji Besar Terancam Pengangguran Akibat PHK dan AI
Ia kemudian dilaporkan mendapat kepercayaan kembali dari pejabat senior FIFA untuk melanjutkan kepemimpinannya.
