Microsoft menghadapi situasi sulit di divisi gamingnya, di mana setiap unit konsol Xbox Series X atau Xbox Series S yang terjual justru merugikan perusahaan.
Kerugian ini mencapai USD 150 atau sekitar Rp 2,7 juta per unit, bahkan setelah perusahaan menaikkan harga jual konsol tersebut.
>>> PSG Juara UCL Usai Kalahkan 5 Klub Inggris, Kini Hadapi Aston Villa
Penyebab Kerugian Xbox
Kenaikan harga jual konsol Xbox, baik versi disk maupun digital Series X, disebabkan oleh melonjaknya harga komponen RAM.
Menurut laporan Windows Central, akar masalah ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, membuat Xbox terus merugi dari penjualan perangkat kerasnya.
Situasi ini diperparah dengan penurunan pendapatan divisi gaming Microsoft secara keseluruhan.
Pendapatan dari konten dan layanan Xbox dilaporkan anjlok 10% pada kuartal keempat, sementara penjualan konsol Xbox turun 13%.
>>> Trabzonspor Incar Darwin Nunez, Reuni dengan Mohamed Salah?
Di sisi lain, biaya operasional justru meningkat sebesar 8%.
Secara keseluruhan tahun fiskal, pendapatan Xbox menurun USD 1,7 miliar atau 7%.
Meskipun pertumbuhan layanan Game Pass sedikit mengimbangi penurunan pendapatan tahunan, penjualan perangkat keras yang merosot 29% sangat membebani.
>>> Misteri Pita Bayangan: Fenomena Aneh Jelang Gerhana Matahari Total
Kondisi finansial yang memburuk ini memicu pemangkasan besar-besaran di Xbox, termasuk rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.600 karyawan.
