⌂ Beranda News Invasi Piton di Florida Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Ular Berhasil Disingkirkan

Invasi Piton di Florida Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Ular Berhasil Disingkirkan

Invasi Piton di Florida Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Ular Berhasil Disingkirkan
Ilustrasi: Invasi Piton di Florida Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Ular Berhasil Disingkirkan
A A Ukuran Teks16px

Upaya penanggulangan invasi ular piton di Florida terus dilakukan dengan hasil yang signifikan. Dalam ajang Python Challenge 2026, ribuan ular berhasil ditangkap dan disingkirkan dari Taman Nasional Everglades.

Tom Rahill keluar sebagai pemenang utama setelah berhasil menangkap dan melakukan eutanasia manusiawi terhadap 96 ekor piton Burma.

>>> Indosat dan UiPath Gembleng 50.000 Talenta Indonesia untuk Skill AI

Jumlah ini merupakan hampir sepertiga dari total 280 piton yang berhasil ditangkap selama acara tersebut.

Python Challenge 2026 diikuti oleh 907 pemburu dari 30 negara, menjadikannya salah satu partisipasi tertinggi dalam sejarah kontes tersebut.

Ancaman Serius bagi Ekosistem

Piton Burma yang telah menginvasi Florida Selatan menimbulkan ancaman serius bagi satwa liar asli.

Ular raksasa ini memangsa berbagai jenis hewan, termasuk rusa, aligator, ular lain, kelinci, dan kucing hutan.

Diperkirakan saat ini terdapat antara 100.000 hingga 300.000 ekor piton Burma di Florida.

Sejak tahun 2017, program penyingkiran piton swasta telah berhasil menyingkirkan sekitar 19.000 ekor.

>>> Member K-Pop Choi San Bikin Salfok di Laga Man City vs Atletico Madrid

Ajang FWC Challenge sendiri telah menyingkirkan 1.600 ekor piton sejak pertama kali diadakan pada tahun 2013.

Secara keseluruhan, diperkirakan 28.000 ular piton telah disingkirkan dari ekosistem Florida sejak tahun 2000.

Piton pertama kali terdeteksi di Everglades Florida pada tahun 1979, dan diyakini berasal dari pelepasan kolektor ular eksotis.

Florida Fish and Wildlife Conservation Commission (FWC) menyatakan bahwa penyingkiran piton Burma sangat krusial untuk kelangsungan hidup spesies asli di wilayah tersebut.

Perburuan piton bukanlah tugas yang mudah.

Pemburu veteran seperti Bayo Hernandez mengungkapkan bahwa dibutuhkan kesabaran, kegigihan, dan waktu berjam-jam untuk menemukan ular tersebut di alam liar.

>>> UEFA, CONCACAF, dan AFC Kritik Tajam Kepemimpinan Gianni Infantino

Faktor keberuntungan juga sangat berperan, terutama di tahun-tahun kering seperti 2026, yang membuat piton lebih sulit dilacak karena mereka tidak lagi berada di genangan air.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM