Tiga game Pokemon edisi cetakan pertama terjual dengan harga fantastis, mencapai USD 2 juta atau sekitar Rp 35,6 miliar.
Pembelinya adalah seorang kolektor asal Dubai.
>>> Apa yang Terjadi Saat Keluar dari Area Coverage 5G?
Transaksi ini tercatat sebagai penjualan game fisik terbesar kedua di dunia. Ketiga game tersebut adalah Pokemon Blue Version, Pokemon Red Version, dan Pokemon Yellow Version: Special Pikachu Edition.
Kualitas ketiga game telah diuji dan dinilai oleh PSA, lembaga penilaian pihak ketiga yang populer.
Pokemon Blue Version mendapat nilai 9,8, sementara Pokemon Red Version dan Pokemon Yellow Version meraih nilai sempurna 10.
Hasil tersebut menjadikan ketiganya sebagai game Pokemon cetakan pertama dengan nilai tertinggi di dunia.
Nathan Howerton, pemilik dan pendiri Nostalgix yang menjadi perantara, mengatakan penjualan ini membuktikan game fisik masih memiliki tempat di industri yang semakin digital.
"Di dunia yang semakin digital, para kolektor terus memberikan nilai luar biasa pada media fisik.
Penjualan tiga game Pokemon bersertifikasi PSA ini menunjukkan bahwa salinan fisik yang benar-benar luar biasa bukan hanya artefak nostalgia, tetapi juga bagian tak tergantikan dari sejarah game," ujarnya, dilansir IGN, Selasa (11/8/2026).
Howerton mengungkapkan kesepakatan ini menandai transaksi video game berperingkat terbesar kedua. Posisi pertama masih dipegang oleh salinan Super Mario Bros.
>>> Andrey Santos Terpacu Ikuti Jejak Sukses Casemiro di Manchester United
untuk NES yang terjual di lelang seharga USD 3 juta pada Juni 2026.
Salinan Super Mario Bros. tersebut diberi nilai 9,6 oleh PSA.
Claire Shelton, Kepala PSA Video Games, menjelaskan bahwa PSA sangat jarang memberikan nilai 10 untuk game.
Fakta bahwa tiga salinan Pokemon asli mendapat nilai setinggi itu menunjukkan kondisi fisiknya yang luar biasa.

