Marc Marquez menegaskan bahwa ketertinggalan 40 poin dari Jorge Martin di klasemen MotoGP bukanlah jarak yang besar. Pebalap Ducati itu optimistis bisa mengejar di sisa musim.
Keyakinan itu muncul setelah akhir pekan yang buruk di MotoGP Inggris 2026.
>>> Ansu Fati Akui Hari Pertama Tinggalkan Barcelona Jadi Momen Tersedih
Start dari baris kedua, Marquez hanya finis kesembilan di sprint dan ketujuh di balapan utama, tertinggal 9,5 detik dari pemenang Raul Fernandez.
Hasil tersebut membuat Marquez mengumpulkan 200 poin dan turun ke peringkat empat klasemen. Sementara itu, Jorge Martin memimpin dengan 240 poin.
Optimisme Menatap Seri Berikutnya
Meski tertinggal, pebalap berusia 33 tahun itu tidak khawatir.
Ia menilai empat balapan berikutnya di Aragon, San Marino, Austria, dan Jepang biasanya menjadi sirkuit yang cocok untuknya.
"Ya, tapi hal itu tergantung pada bagaimana performa pebalap-pebalap lainnya di sirkuit di mana aku pernah mendapatkan hasil yang lebih baik," ujar Marquez.
>>> Maresca Sadar Perbandingan dengan Guardiola Tak Terhindarkan
"Kita akan melihatnya, sih. Memang benar bahwa ini (Silverstone) adalah sirkuit di mana aku mendapatkan hasil yang buruk.
Tapi sekarang akan ada tiga atau empat sirkuit, yang jika kami ingin mencapai sesuatu, kami harus menyerang."
Marquez juga menegaskan bahwa selisih 40 poin bukanlah jarak yang besar, meski tetap banyak. "Haruskah aku memasukkan Jepang?
Ya, tentu saja. Ketinggalan 40 poin...
itu bukan jarak yang besar, tapi memang banyak; seluruh akhir pekan, jadi Anda harus terus berusaha," katanya.
>>> Pelari Indonesia Bisa Ikut Nagoya Women's Marathon 2027, Ini Syaratnya
Setelah Silverstone, MotoGP 2026 akan berlanjut ke Aragon pada akhir bulan ini. Marquez tercatat sudah tujuh kali menang di sana, termasuk dua musim terakhir.
