⌂ Beranda › News › Gerhana Matahari Total 12 Agustus: Jadwal dan Link Streamingnya
News

Gerhana Matahari Total 12 Agustus: Jadwal dan Link Streamingnya

Ilustrasi Gerhana Matahari Total
Gerhana Matahari Total 12 Agustus: Jadwal dan Link Streamingnya
A A Ukuran Teks16px

Gerhana Matahari Total (GMT) diprediksi akan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi ini sangat dinantikan karena Bulan akan sepenuhnya menutupi piringan Matahari di wilayah tertentu.

Sayangnya, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan gerhana ini secara langsung karena jalur totalitasnya tidak melewati wilayah Tanah Air.

Saat fenomena berlangsung, Indonesia juga berada dalam kondisi malam.

Namun, masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti peristiwa langka ini melalui siaran langsung atau live streaming yang disediakan oleh berbagai lembaga antariksa, termasuk NASA.

Keunikan Live Streaming Gerhana Matahari Total

Menonton GMT melalui live streaming menawarkan perspektif unik yang mungkin tidak dapat diakses oleh pengamat di lokasi.

NASA berencana menggabungkan berbagai sumber gambar, termasuk dari teleskop di darat dan pengamatan dari pesawat riset WB-57 yang terbang di ketinggian.

Pesawat penelitian ini memungkinkan para ilmuwan mempelajari Matahari dan atmosfer Bumi saat bayangan Bulan melintas. Perubahan cahaya mendadak saat gerhana dimanfaatkan untuk meneliti korona Matahari dan atmosfer Bumi.

NASA menjadwalkan siaran langsung dimulai pada 13.15 EDT tanggal 12 Agustus 2026.

Jika dikonversikan ke Waktu Indonesia Barat (WIB), tayangan akan dimulai sekitar pukul 00.15 WIB pada 13 Agustus 2026.

Perbedaan waktu ini disebabkan oleh fakta bahwa gerhana terjadi pada siang hari di jalur totalitas, sementara Indonesia mengalami malam hari.

Jalur totalitas Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 akan membentang melintasi Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, dan sebagian kecil Portugal.

Di area jalur totalitas, Bulan akan menutupi Matahari sepenuhnya untuk sementara waktu, menyebabkan langit siang menjadi gelap dan memungkinkan pengamatan korona Matahari.

Wilayah di luar jalur totalitas akan mengalami gerhana sebagian.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru