⌂ Beranda News Assemblr, Platform 3D Buatan RI, Raih 1 Juta Pengguna Global
News

Assemblr, Platform 3D Buatan RI, Raih 1 Juta Pengguna Global

Assemblr, Platform 3D Buatan RI, Raih 1 Juta Pengguna Global
Assemblr, Platform 3D Buatan RI, Raih 1 Juta Pengguna Global
A A Ukuran Teks16px

Membuat konten 3D dan augmented reality (AR) kini semakin mudah berkat Assemblr, sebuah platform teknologi yang dikembangkan di Indonesia.

Assemblr dirancang untuk menyederhanakan proses pembuatan konten 3D, membuatnya dapat diakses oleh siapa saja layaknya menggunakan Canva.

>>> Fikri Optimistis Hadapi Tantangan Non-Teknis di Kejuaraan Dunia Bulutangkis India

Co-Founder dan CEO Assemblr Group, Hasbi Asyadiq, menjelaskan bahwa semangat di balik platform ini adalah inklusivitas.

Tujuannya adalah mendemokratisasi teknologi 3D agar dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, termasuk para pendidik di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Hasbi menggambarkan Assemblr sebagai 'Canva untuk 3D dan AR'.

Pengguna dapat membuat dan mempublikasikan desain 3D interaktif dalam hitungan menit, bahkan menambahkan elemen interaksi dan visual coding untuk simulasi atau mini game.

Inspirasi dari Dunia Virtual dan Teknologi 3D

Perjalanan Hasbi dalam membangun Assemblr berawal dari kekagumannya terhadap dunia 3D sejak lama.

Pengalaman menonton film animasi Final Fantasy VII: Advent Children pada tahun 2005 menjadi titik balik yang memicu keinginannya untuk menciptakan visual serupa.

Kecintaannya pada seri Final Fantasy sejak kecil juga menumbuhkan rasa penasaran tentang bagaimana dunia virtual dan visual dalam game tersebut dibuat.

Hasbi kemudian mendalami desain 3D menggunakan software seperti Maya dan 3ds Max, dikombinasikan dengan kemampuan coding.

Namun, Hasbi menyadari bahwa teknologi 3D konvensional sangatlah teknis dan memiliki kurva belajar yang tinggi.

Pengguna harus menguasai software yang kompleks dan seringkali memerlukan aplikasi tambahan untuk menambahkan logika dan interaktivitas.

Menghadapi kerumitan ini, Hasbi bertekad untuk menyederhanakan prosesnya.

Ia ingin mengubah proses yang rumit menjadi sesuatu yang mudah digunakan oleh siapa saja, bahkan tanpa latar belakang teknis.

Assemblr Mendobrak Batasan Teknologi 3D

Pada tahun 2017, Assemblr mulai mengembangkan prototipe pertamanya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM