⌂ Beranda News Ukraina Segera Produksi Mandiri Rudal Storm Shadow Berkat Bantuan Inggris
News

Ukraina Segera Produksi Mandiri Rudal Storm Shadow Berkat Bantuan Inggris

Ukraina Segera Produksi Mandiri Rudal Storm Shadow Berkat Bantuan Inggris
Ukraina Segera Produksi Mandiri Rudal Storm Shadow Berkat Bantuan Inggris
A A Ukuran Teks16px

Inggris bersiap membagikan informasi senjata rahasia kepada Ukraina untuk memproduksi rudal jelajah jarak jauh Storm Shadow.

Senjata tersebut dirancang bersama oleh Inggris dan Prancis.

>>> Solusi Krisis Gelandang Real Madrid Lewat Alexander-Arnold

Langkah ini bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Andy Burnham ke Kyiv.

Kunjungan itu diatur bertepatan dengan peringatan 35 tahun kemerdekaan Ukraina dari Uni Soviet.

Dukungan tersebut diberikan ketika bantuan dari Amerika Serikat dilaporkan tidak menentu.

Pembagian cetak biru ini berbanding terbalik dengan langkah mundur Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump sebelumnya menarik janji mengizinkan Ukraina memproduksi pencegat pertahanan udara Patriot buatan AS.

Ukraina terus meningkatkan produksi militer domestiknya dengan merakit drone dan rudal jarak jauh.

Memproduksi Storm Shadow sendiri akan memberi Kyiv kemampuan menghantam target strategis secara efisien.

Rudal Storm Shadow yang juga dikenal sebagai SCALP di Prancis memiliki jangkauan sekitar 560 km.

Senjata tersebut mampu menghantam target sejauh 240 km di dalam wilayah Rusia.

Storm Shadow dapat menghantam target keras seperti lokasi berbenteng tebal dan dijaga ketat.

>>> Cody Gakpo Jadi Rebutan Man City dan Tottenham di Bursa Transfer

Sistem navigasi canggihnya membuat rudal ini dapat digunakan pada malam hari serta segala cuaca.

Militer Ukraina sebelumnya menyatakan rudal dari Inggris itu digunakan untuk menyerang fasilitas kimia dan kilang Novoshakhtinsk.

Senjata tersebut juga pernah menyerang markas besar angkatan laut Rusia di Sevastopol.

Satu unit rudal Storm Shadow diperkirakan menelan biaya produksi sekitar USD 1 juta.

Keir Giles dari Chatham House menyebut Ukraina memiliki kapasitas memproduksi senjata canggih itu jika memiliki cetak birunya.

Ukraina mengembangkan industri pertahanan yang sangat tangkas dan bermotivasi tinggi di tengah perang.

Karan Vassil dari firma intelijen Sibylline mengatakan produksi berlisensi memberi Ukraina akses ke pengetahuan penting.

Proses tersebut akan memakan waktu dan sumber daya sangat besar jika harus direproduksi sendiri.

Prancis dan Inggris menyatakan harapan dapat membantu Ukraina membangun jalur produksi pada akhir tahun ini.

>>> Kompetisi Robot Humanoid Beijing 2026 Soroti Tantangan Fisik

Kerumitan produksi diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun dari penandatanganan kontrak hingga pengiriman.

📰 Update Terbaru