Data terbaru menunjukkan bahwa lautan di dunia saat ini lebih panas dari catatan sebelumnya. Kondisi tersebut terjadi akibat dampak perubahan iklim dan fenomena cuaca El Nino.
Suhu permukaan rata-rata laut di luar wilayah kutub mencapai 21,1 derajat Celcius pada hari Sabtu. Angka ini melampaui catatan 21,09 derajat Celcius pada Maret 2024 lalu.
>>> Keyakinan Anthony Gordon Menempati Posisi Ujung Tombak Barcelona
Ancaman Cuaca Ekstrem dan Kehidupan Laut
Layanan perubahan iklim Eropa, Copernicus, menyebut rekor ini sebagai sinyal tekanan besar pada lautan. El Nino menambah panas yang dipadukan dengan pemanasan global.
Rata-rata suhu laut dunia biasanya mencapai puncaknya pada Maret atau April. Para ilmuwan mengkhawatirkan kondisi ini karena El Nino masih belum mencapai puncaknya.
>>> Potensi Trio Maut Baru Chelsea Musim Ini Lewat Aksi Palmer, Pedro, dan Rogers
Fenomena ini diprediksi terus menguat hingga Natal dan berpotensi menaikkan suhu laut lebih tinggi lagi. Air laut yang lebih hangat dapat memicu cuaca ekstrem dan badai.
>>> Alasan Ilmiah Mengapa Asap Karhutla Mampu Menjangkau Jarak Jauh
Selain itu, air yang memuai akan menaikkan permukaan laut dan meningkatkan risiko banjir pesisir. Habitat laut seperti terumbu karang juga terancam hancur akibat suhu panas.
