Optimalisasi penanganan dokumen logistik terus digenjot agar seluruh proses pelayanan kepabeanan segera stabil.
"Ketika ekonomi domestik meningkat dan impor bertambah, jangan sampai pelabuhan menjadi bottleneck. Kita ingin memastikan sistem logistik tetap terkendali dan seluruh proses kembali ke level normal," tutur Purbaya.
>>> Pakar Ungkap Batas Waktu Ideal Main HP Sebelum Tidur Malam
Selain masalah volume barang, penumpukan kontainer juga diperparah oleh tindakan sebagian importir yang sengaja membiarkan komoditas mereka menetap di pelabuhan.
Banyak barang yang telah merampungkan proses administrasi tidak kunjung diangkut oleh pemiliknya selama berbulan-bulan.
"Kalau kurang orang saya akan nambah orang di sini. Kalau kurang di Jakarta saya impor dari Surabaya, Medan, Semarang, atau Banten," kata Purbaya.
Pemerintah juga berencana menerapkan teknologi kecerdasan buatan untuk mengantisipasi modus pelaporan nilai impor yang lebih rendah.
Pemeriksaan fisik yang dilakukan secara acak terhadap isi kontainer menunjukkan kesesuaian antara barang impor dan dokumen yang dilaporkan.
"Saya nggak lihat satu-satu, tapi saya lihat ada bahan baku kulit, onderdil blender, ada lagi matras karet, yang terakhir marmer.
Sejenis itu lah," ujar Purbaya.
Untuk mengatasi perilaku importir yang enggan memindahkan barangnya karena efisiensi biaya sewa gudang, regulasi baru kini tengah disiapkan.
Kementerian Keuangan merumuskan skema disinsentif berupa sanksi denda yang lebih tinggi bagi pelanggar batas dwelling time yang wajar.
"Ada satu lagi masalah bahwa barang yang sudah clear segala macam itu tidak diambil oleh importir dan ditumpuk di sini selama berbulan-bulan.
Mungkin karena dendanya lebih murah mereka biarkan saja di sini," kata Purbaya.
Penyusunan regulasi hukuman ini diserahkan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berkolaborasi dengan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.
Penegakan aturan baru ini dipastikan tetap mengedepankan asas keadilan bagi iklim usaha.
"Saya minta tadi Pak Djaka dan teman-teman untuk melihat regulasinya, membuat regulasi semacam punishment untuk orang yang terlalu lama meninggalkan barangnya di sini," ujar Purbaya.
>>> Transmart Full Day Sale 7 Juni 2026: Diskon Sepeda Listrik 25% Plus
Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus memonitor situasi logistik di Pelabuhan Tanjung Priok demi menjamin ketersediaan bahan baku sektor industri.