⌂ Beranda News Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah

Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah

Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah
Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau CFD Rasuna Said bersama Cinta Laura untuk mendengar keluhan warga sekaligus mengampanyekan gerakan pilah sampah.
A A Ukuran Teks16px

Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau langsung penataan kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi aktris Cinta Laura untuk menyerap aspirasi warga pengguna jalan.

>>> Pramono Anung: CFD Rasuna Said Lebih Mudah Diakses Warga Luar Jakarta

Pelaksanaan CFD di koridor tersebut kini disesuaikan waktunya, yakni mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.

Langkah ini diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk akomodasi dan evaluasi terhadap jadwal ibadah beberapa gereja di sekitar area pembatasan kendaraan.

Masyarakat memberikan respons positif terhadap keberadaan ruang publik ini dan menginginkan pelaksanaannya menjadi agenda rutin setiap pekan.

Berdasarkan hasil dialog, mayoritas warga mengharapkan kegiatan rekreasi dan olahraga ini terus berjalan secara konsisten.

"Sebagian besar, hampir 95, 96 persen lebih, mereka mengharapkan Car Free Day ini menjadi kontinu, terus-menerus.

Yang 5 persen kurang, mereka mengharapkan ada beberapa perbaikan," kata Pramono seusai peninjauan di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).

Sejumlah pembenahan infrastruktur kini tengah berjalan untuk meningkatkan kenyamanan warga.

Keluhan minor yang diterima pemerintah daerah umumnya berkaitan dengan penyelesaian trotoar serta rencana penambahan vegetasi hijau di sepanjang jalur tersebut.

"Untuk tempat ini yang 4-5 persen (warga CFD) kenapa mereka mengeluh, karena memang mereka melihat sepanjang jalan terutama yang di sisi timur, di sisi sebelah sini, ini kan belum 100 persen selesai.

Masih ada pohon-pohon yang sedang ditanam karena memang baru selesai tanggal 22 Juni yang secara resmi akan kami resmikan," jelasnya.

Masalah ketertiban pedagang kaki lima juga menjadi perhatian demi menjaga kenyamanan area steril kendaraan.

Pemerintah daerah telah menginstruksikan jajaran wali kota untuk melakukan penataan lapak dagangan secara persuasif agar tidak memicu kegaduhan.

>>> Iran Kecam AS, Tuduh Intervensi Politik dalam Penolakan Visa Timnas

"Maka tadi kebetulan ada Wali Kota Jakarta Selatan, Pak Syafrin, saya minta untuk dari awal dilakukan pembenahan, jangan sampai hal-hal kecil seperti ketika Car Free Day di Sudirman-Thamrin pada waktu itu ada pedagang yang kemudian sempat viral," kata dia.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru