⌂ Beranda News Bocah 9 Tahun Dirikan Museum Sejarah Alam dan Raih Rekor Dunia

Bocah 9 Tahun Dirikan Museum Sejarah Alam dan Raih Rekor Dunia

Bocah 9 Tahun Dirikan Museum Sejarah Alam dan Raih Rekor Dunia
Ilustrasi: Piala Dunia 2030: Potensi Duel Pelatih Top Zidane, Klopp, dan Guardiola
A A Ukuran Teks16px

Seorang bocah pecinta dinosaurus asal Amerika Serikat berhasil mencetak rekor dunia di usia yang belum genap 10 tahun.

Anderson Taylor resmi diakui Guinness World Records sebagai kurator museum laki-laki termuda di dunia setelah mendirikan dan mengelola museum sejarah alam miliknya sendiri.

>>> Jordi Amat Siap Songsong Piala AFF Kedua bersama Timnas Indonesia

Museum tersebut dibuka pada 10 Agustus 2024, saat Anderson baru berusia 9 tahun.

Bocah dari Cambridge, Illinois, itu menjadi satu-satunya pemilik sekaligus kurator Cambridge Natural History Museum.

Museum ini menampilkan beragam koleksi fosil, mineral, artefak, spesimen alam, hingga materi edukasi.

Ketertarikan Anderson pada dunia dinosaurus sudah tumbuh sejak kecil.

Inspirasi untuk mendirikan museum datang setelah ia mengunjungi Staffin Dinosaur Museum di Skotlandia.

"Ketika saya pergi ke Skotlandia, saya mengunjungi Staffin Dinosaur Museum. Dari sanalah saya terinspirasi untuk membuat museum ini," ujar Anderson kepada Guinness World Records.

Ia mengatakan kecintaannya terhadap dinosaurus dan fosil sudah ada sejak lama.

Perjalanan membangun museum tidak berlangsung instan. Anderson mengawali idenya dengan mengadakan presentasi dan diskusi di kantor desa tempat tinggalnya.

>>> Luka Modric Perpanjang Kontrak Setahun Bersama AC Milan

Setelah itu, ia menemukan sebuah bangunan yang kemudian disulap menjadi museum.

"Saya menemukan gedungnya terlebih dahulu, setelah berkali-kali memberikan presentasi di kantor desa. Tempat itu dulunya adalah kantor pemadam kebakaran, balai desa, dan sekarang menjadi museum," katanya.

Dukungan masyarakat pun mulai berdatangan. Warga menyumbangkan berbagai benda koleksi, lemari pajangan, hingga bantuan dana.

Kini Anderson telah berusia 11 tahun. Meski sudah mengantongi rekor dunia, perjuangannya belum selesai.

Ia tengah memimpin kampanye penggalangan dana untuk membeli bangunan yang saat ini digunakan sebagai museum.

Hingga kini, dana yang berhasil terkumpul telah mencapai USD 20.000 atau sekitar Rp 358 juta.

Anderson juga memiliki cita-cita besar. Kelak, ia ingin menjadi seorang paleontolog, ilmuwan yang mempelajari fosil dan kehidupan purba.

>>> Jürgen Klopp Segera Diumumkan Sebagai Pelatih Timnas Jerman?

Untuk sementara, ia sudah lebih dulu mengukir prestasi sebagai pemecah rekor dunia Guinness berkat kecintaannya pada dinosaurus dan fosil.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM