Pemerintah Portugal menyiagakan lebih dari 300 personel polisi tambahan di area bandara. Langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan antrean loket pelayanan menjelang liburan musim panas.
Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Portugal, Luís Neves, pada Jumat lalu. Personel Kepolisian Keamanan Publik (PSP) telah menyelesaikan pelatihan khusus untuk mengawal perbatasan.
>>> Marc Marquez Rebut Pole Position di MotoGP Hungaria 2026
"Pada tanggal 4 Juli, kami akan mengerahkan 340 orang lagi, petugas PSP yang saat ini sedang menerima pelatihan khusus untuk bekerja di perbatasan.
Lisbon sendiri akan mendapatkan 140 orang, 100 orang akan pergi ke Porto, dan kemudian yang lainnya ke Faro, Funchal, dan Ponta Delgada," kata Neves.
Penambahan personel ini menyusul kemacetan parah di pos pemeriksaan beberapa perbatasan udara Portugal, terutama di Bandara Lisbon.
Pemerintah setempat menilai peluncuran Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES) menjadi salah satu pemicu kepadatan, meskipun Komisi Eropa membantah klaim tersebut.
>>> Jadwal Final Indonesia Open 7 Juni 2026: Dua Wakil Tuan Rumah Siap Berlaga
Sistem EES berfungsi merekam data biometrik serta informasi kunjungan singkat warga negara ketiga di wilayah Schengen. Neves mengonfirmasi bahwa situasi kepadatan di terminal kedatangan kini mulai berangsur normal.
"Penting untuk melihat bagaimana operasi berjalan dalam beberapa hari terakhir. Sabtu, misalnya, mungkin merupakan hari dengan jumlah penumpang terbanyak yang menggunakan bandara Portugal," kata Neves.
Ia menambahkan bahwa penanganan situasi di lapangan berjalan dengan sangat baik.
>>> Daftar Harga Motor Listrik Juni 2026: Alva dan United Turun Drastis, Polytron Naik
Sebelumnya, pemerintah Portugal juga telah mengirimkan 48 petugas PSP tambahan khusus ke Bandara Lisbon karena posisinya sebagai gerbang utama lalu lintas udara negara tersebut.