⌂ Beranda News Samsung Ungguli Era AI dengan Integrasi Mendalam, Bukan Sekadar Fitur

Samsung Ungguli Era AI dengan Integrasi Mendalam, Bukan Sekadar Fitur

Samsung Ungguli Era AI dengan Integrasi Mendalam, Bukan Sekadar Fitur
Ilustrasi: 95% Pengguna Samsung Galaxy di Asia Tenggara Manfaatkan Fitur AI
A A Ukuran Teks16px

Persaingan di segmen smartphone premium kini semakin didominasi oleh kecerdasan buatan (AI).

Samsung menilai keunggulan AI tidak hanya terletak pada jumlah fitur, melainkan pada kedalaman integrasinya dengan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

>>> Gothia Cup 2026: APC Runner-Up, Putri Tangsel City Ukir Sejarah

Head of Marketing Samsung Electronics Southeast Asia & Oceania, Chon Hong, menjelaskan bahwa Samsung tidak memandang AI sebagai fitur tambahan.

Pendekatan perusahaan adalah mengembangkan AI Galaxy sebagai bagian fundamental dari pengalaman perangkat sejak awal.

Menurut Chon, konsumen yang cerdas akan memahami bahwa AI lebih dari sekadar fitur atau spesifikasi. AI adalah tentang seberapa baik teknologi tersebut terintegrasi dalam keseluruhan pengalaman perangkat.

Banyak perangkat kini menyematkan kemampuan AI, namun tantangan terbesarnya adalah memastikan AI bekerja mulus bersama sistem dan layanan yang ada.

Samsung mendesain ulang platformnya dari awal, bukan hanya menambahkan fitur di atas sistem operasi.

Pendekatan ini memungkinkan perangkat Galaxy siap berinteraksi dengan berbagai agen dan software AI pilihan pengguna, menjadikan aplikasi dan layanan bekerja lebih mulus.

>>> 700 Atlet Ramaikan Kejurnas Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open 2026

Ekosistem Perangkat Kunci Kekuatan AI Samsung

Samsung juga melihat kekuatan utama AI tidak hanya pada smartphone, tetapi pada ekosistem perangkat yang saling terhubung.

AI akan lebih maksimal ketika perangkat dapat memahami konteks pengguna melalui berbagai perangkat yang digunakan sehari-hari.

Chon mencontohkan bagaimana ekosistem Samsung yang mencakup TV, peralatan rumah tangga, hingga perangkat wearable dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan pengguna.

Samsung TV mengetahui preferensi konten, peralatan rumah tangga memahami preferensi diet, dan jam tangan pintar melacak kesehatan. Semua data ini digabungkan menjadi kecerdasan sejati yang dipersonalisasi untuk pengguna.

Hal ini menjadi pembeda Samsung dalam persaingan AI smartphone.

>>> Sejarah Manusia: Apakah Pernah Ada Periode Tanpa Perang?

Perusahaan berupaya menempatkan Galaxy AI sebagai pengalaman yang komprehensif dan holistik, yang benar-benar disesuaikan dan dipersonalisasi untuk setiap pengguna.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM