PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) kembali meraih predikat tertinggi Sapphire dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026.
Penghargaan diserahkan pada Minggu (7/6/2026) di Jakarta.
>>> Pemandu Nepal Ditemukan Selamat Setelah Enam Hari Hilang di Everest
Anak usaha Garuda Indonesia Group yang bergerak di bidang penyedia layanan tenaga kerja ini juga menyabet penghargaan Best Enterprise in Regulatory Compliance untuk sektor Transportation (Facility).
Selain penghargaan korporasi, Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane dinobatkan sebagai The Most Inspiring Leader of The Year in Regulatory Compliance.
Kepatuhan sebagai Komitmen Bisnis
Cornelis Radjawane menjelaskan bahwa bagi GDPS, kepatuhan bukan sekadar pemenuhan aturan formal.
"Kepatuhan merupakan bentuk tanggung jawab dan integritas dalam menjalankan roda bisnis," ujarnya.
Perusahaan mengintegrasikan prinsip kepatuhan dan tata kelola yang baik ke dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Manajemen secara konsisten memperkuat sistem pengendalian internal, mitigasi risiko, serta kolaborasi lintas fungsi.
>>> Turis China Kolaps saat Trekking di Pulau Padar, Kelelahan Ekstrem Jadi Penyebab
Langkah ini dilakukan untuk menghadapi dinamika bisnis dan regulasi yang terus berkembang.
Penghargaan IRCA 2026 menandai keberhasilan GDPS mempertahankan prestasi yang sama selama dua tahun berturut-turut.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya berkelanjutan kami memberikan hasil positif," kata Cornelis.
Ia mendedikasikan penghargaan tersebut untuk seluruh insan GDPS yang berperan membangun budaya kepatuhan di perusahaan.
Ke depan, GDPS berkomitmen untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja, lingkungan, serta pemanfaatan teknologi digital.
>>> Timnas U19 Indonesia Tantang Vietnam demi Tiket Semifinal ASEAN U19 Championship 2026
"Kami akan terus meningkatkan standar tata kelola dan kepatuhan demi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," pungkas Cornelis.