⌂ Beranda News GDPS Pertahankan Predikat Tertinggi di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
News

GDPS Pertahankan Predikat Tertinggi di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

GDPS meraih predikat Sapphire di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
GDPS meraih predikat Sapphire di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
A A Ukuran Teks16px

PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) kembali meraih predikat tertinggi Sapphire dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026.

Penghargaan diserahkan pada Minggu (7/6/2026) di Jakarta.

Anak usaha Garuda Indonesia Group yang bergerak di bidang penyedia layanan tenaga kerja ini juga menyabet penghargaan Best Enterprise in Regulatory Compliance untuk sektor Transportation (Facility).

Selain penghargaan korporasi, Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane dinobatkan sebagai The Most Inspiring Leader of The Year in Regulatory Compliance.

Kepatuhan sebagai Komitmen Bisnis

Cornelis Radjawane menjelaskan bahwa bagi GDPS, kepatuhan bukan sekadar pemenuhan aturan formal.

"Kepatuhan merupakan bentuk tanggung jawab dan integritas dalam menjalankan roda bisnis," ujarnya.

Perusahaan mengintegrasikan prinsip kepatuhan dan tata kelola yang baik ke dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Manajemen secara konsisten memperkuat sistem pengendalian internal, mitigasi risiko, serta kolaborasi lintas fungsi.

Langkah ini dilakukan untuk menghadapi dinamika bisnis dan regulasi yang terus berkembang.

Penghargaan IRCA 2026 menandai keberhasilan GDPS mempertahankan prestasi yang sama selama dua tahun berturut-turut.

"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya berkelanjutan kami memberikan hasil positif," kata Cornelis.

Ia mendedikasikan penghargaan tersebut untuk seluruh insan GDPS yang berperan membangun budaya kepatuhan di perusahaan.

Ke depan, GDPS berkomitmen untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja, lingkungan, serta pemanfaatan teknologi digital.

"Kami akan terus meningkatkan standar tata kelola dan kepatuhan demi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," pungkas Cornelis.

📰 Update Terbaru