Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) resmi memperbarui panduan imbauan perjalanan bagi warganya yang akan mengunjungi Meksiko. Kebijakan ini diterbitkan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan menjelang Piala Dunia 2026.
Meksiko menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama AS dan Kanada. Pertandingan akan digelar di tiga kota: Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.
>>> Semen Padang FC Temui Tokoh Sumatera Barat, Matangkan Skuad Liga 2
Kategori Risiko di Kota Penyelenggara
Otoritas AS mengingatkan bahwa tindak kriminalitas dengan kekerasan masih menjadi perhatian serius di beberapa wilayah Meksiko. Risiko meliputi pembunuhan, penculikan, perampokan mobil, kekerasan seksual, dan pencurian.
Mexico City dan negara bagian Nuevo Leon (Monterrey) berada pada kategori Level 2. Pelancong diminta meningkatkan kewaspadaan di sana.
Sementara itu, negara bagian Jalisco (Guadalajara) masuk kategori Level 3. Pemerintah AS meminta warganya mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke wilayah tersebut.
Enam negara bagian masuk kategori Level 4, yaitu larangan berkunjung. Wilayah itu meliputi Colima, Guerrero, Michoacan, Sinaloa, Tamaulipas, dan Zacatecas.
Panduan Keselamatan bagi Wisatawan
Pemerintah AS memberikan sejumlah instruksi keselamatan. Wisatawan disarankan menghindari perjalanan darat antar-kota pada malam hari.
>>> Veda Ega Pratama Finis Ke-16 di Moto3 Hungaria 2026
Gunakan taksi resmi atau transportasi berbasis aplikasi. Jangan bepergian sendirian ke area terpencil.
Patuhi setiap prosedur pemeriksaan keamanan dari aparat setempat.
"Mengabaikan instruksi atau mencoba melarikan diri dari pemeriksaan keamanan dapat menyebabkan Anda terluka atau terbunuh," demikian bunyi panduan tersebut.
Warga AS di luar negeri diimbau mendaftar di Smart Traveler Enrollment Program (STEP).
Program ini memudahkan Kedutaan Besar AS memberikan informasi keamanan terkini dan menghubungi warga dalam kondisi darurat.
>>> Ofcom Ungkap Dua Penyebab Utama Sinyal Seluler Sering Hilang di Kereta
Bagi penonton Piala Dunia 2026, disarankan memantau perkembangan dari Kedutaan Besar AS, memahami regulasi dan adat lokal, serta menyiapkan asuransi perjalanan sebelum berangkat.