ASICS Global Running Day 2026 sukses digelar serentak di 10 kota Indonesia untuk pertama kalinya.
Acara ini mengusung filosofi Sound Mind, Sound Body yang menekankan hubungan antara kesehatan fisik dan mental.
>>> Timnas U19 Indonesia Tekuk Vietnam 2-1 dan Segel Tiket Semifinal
Ribuan pelari dari berbagai latar belakang turut meramaikan perayaan ini. Kota-kota yang menjadi lokasi acara meliputi Jakarta, Surabaya, Makassar, Bali, Semarang, Solo, Tasikmalaya, Pekanbaru, Medan, dan Palu.
Lari sebagai Gaya Hidup Inklusif
Sales Account Executive, Supervisor of Performance Running and Apparel ASICS Indonesia, Dynda Puspa Pramedia, menjelaskan bahwa lari tetap menjadi olahraga yang bertahan karena kemudahannya.
"Simpelnya karena orang tahu lari itu olahraga termurah dan tergampang. Kita cuma menyiapkan diri, pakai sepatu lari, outfit senyaman mungkin, kita bisa lari di mana pun.
Bisa dilakukan semua gender, semua usia, semua kalangan masyarakat," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Sabtu (5/6).
Dynda menekankan pentingnya memilih sepatu yang sesuai dengan anatomi kaki. Lari merupakan aktivitas high impact, sehingga pemilihan sepatu yang tepat menjadi investasi kesehatan jangka panjang.
Ia menyarankan pelari melakukan analisis kaki profesional di gerai resmi untuk mengetahui tipe kaki, apakah flat foot atau normal.
Inovasi Teknologi Sepatu Lari
ASICS menghadirkan inovasi terbaru melalui seri GEL-KAYANO™ 33 yang mengusung konsep stability reimagined. Sepatu ini dilengkapi teknologi FLUIDSUPPORT™ yang mengombinasikan dual-layer cushioning untuk stabilitas lebih baik.
Teknologi tersebut dipadukan dengan bantalan FF BLAST™ MAX dan FF BLAST™ PLUS untuk sensasi empuk saat berpijak.
>>> Marc Pubill Resmi Perkuat Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
"Seri GEL-KAYANO™ 33 ini generasi terbaru dari GEL-KAYANO. Kalau sebelumnya, ada 4D guiding system di bagian tengah kakinya, untuk seri ini kami pakai 4D support.
