Pembalap Ferrari Charles Leclerc gagal finis di Grand Prix Monako setelah menabrak dinding pembatas saat periode Safety Car pada Minggu, 7 Juni 2026.
Insiden terjadi saat Leclerc berada di posisi ketiga. Ia mengalami masalah pengereman parah dalam dua pekan balapan terakhir.
Leclerc mengaku tidak ingin mencari alasan atas kegagalannya. Ia menyebut masalah rem yang dialaminya membuat mobil tidak bisa dikendalikan.
Masalah teknis berpusat pada sistem pengereman bagian belakang. Ketidakseimbangan rem menyulitkan pengendalian suhu ban yang membutuhkan akurasi tinggi di sirkuit Monako.
Leclerc menjelaskan bahwa rem belakang tidak berfungsi sama sekali. Hanya rem depan yang bekerja, sehingga ia kesulitan mengerem dengan baik.
Sementara itu, rekan setimnya Lewis Hamilton telah menggunakan konfigurasi rem alternatif dalam beberapa balapan terakhir. Perbedaan setelan itu memberikan hasil berbeda di sirkuit lain.
Meskipun kecewa berat gagal di kandang sendiri, Leclerc mengalihkan fokus ke seri balapan berikutnya di Barcelona. Ia berharap bisa kembali menemukan feeling dengan mobil.
Leclerc mengaku frustrasi, marah, dan sedih dengan hasil ini. Namun, ia menegaskan bahwa kegagalan ini bukanlah sesuatu yang personal.