Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengambil keputusan berani menjelang Piala Dunia 2026.
Ia tetap membawa Lamine Yamal ke dalam skuad Matador meski pemain Barcelona itu masih mengalami cedera hamstring.
>>> OSN-K 2026 Digelar 8 Juni, Gunakan Aplikasi TKA
Yamal yang berusia 19 tahun diperkirakan belum pulih sepenuhnya saat Spanyol memulai laga perdana. De la Fuente mengaku sudah memahami risiko dari keputusan ini.
Komunikasi intensif telah dijalin dengan pihak Barcelona mengenai kondisi terkini sang pemain. Barcelona menyarankan agar tim nasional tidak memaksakan Yamal bermain pada dua pertandingan awal fase grup.
Saran itu diberikan demi proses pemulihan cedera yang maksimal.
Spanyol akan tampil tanpa Yamal saat melawan Cape Verde pada 15 Juni dan Arab Saudi pada 21 Juni di Grup H.
Yamal diproyeksikan baru bisa bermain ketika Spanyol menghadapi Uruguay pada pertandingan pamungkas grup, 27 Juni. De la Fuente menyebut proses penyembuhan berjalan sangat positif.
>>> Peneliti University of Rochester Ciptakan Alat Ubah Air Laut Jadi Air Tawar dan Ekstrak Litium
Meski ada peluang pemulihan lebih cepat, De la Fuente tidak akan gegabah. Evaluasi berkala bersama tim medis akan terus dilakukan untuk menentukan kesiapan sang penyerang sayap.
Kehati-hatian ini diterapkan mengingat peran vital Yamal di lini serang Spanyol.
Pemain muda itu telah mencetak enam gol dari 25 penampilan dan menjadi aktor kunci saat Spanyol juara Piala Eropa 2024.
"Dia semakin membaik dengan cepat, mencapai semua target lebih awal," ujar De la Fuente.
"Saya pikir dia berpeluang bermain di pertandingan pertama, tetapi itu tidak berarti dia pasti bermain.
>>> Penembakan di Dekat Markas Timnas Inggris, Sembilan Orang Terluka
Kami akan mengevaluasi apakah dia harus bermain sedikit, tidak bermain, atau menunggu pertandingan kedua."