Alexander Zverev akhirnya memecahkan kebuntuan di turnamen Grand Slam. Petenis Jerman itu sukses menjuarai French Open 2026 setelah menundukkan Flavio Cobolli di partai puncak.
Final yang berlangsung di Roland Garros, Paris, pada Senin waktu setempat itu berjalan ketat selama 4 jam 15 menit.
>>> Jadwal KRL Solo Jogja 8-11 Juni 2026, Berangkat dari Palur hingga Tugu
Zverev menang dengan skor 6-1, 4-6, 6-4, 6-7 (5-7), dan 6-1.
Kemenangan ini sekaligus menghapus status Zverev sebagai salah satu pemain terbaik tanpa gelar Grand Slam. Petenis berusia 29 tahun itu sebelumnya beberapa kali gagal di momen krusial.
Ia pernah kalah dari Dominic Thiem di final US Open 2020, dari Carlos Alcaraz di final French Open 2024, dan dari Jannik Sinner di final Australian Open 2025.
Saat pukulan overhead terakhir Cobolli keluar lapangan di set penentuan, Zverev langsung jatuh ke tanah. Ia lalu bangkit dan memeluk lawannya yang juga sahabat dekatnya.
Gelar ini juga mencatat sejarah bagi tenis Jerman. Zverev menjadi petenis putra Jerman pertama yang memenangi Grand Slam sejak Boris Becker juara Australian Open 1996.
Di French Open, petenis Jerman terakhir yang juara adalah Henner Henkel pada era sebelum Perang Dunia II.
Perjalanan Zverev menuju juara tahun ini terbantu oleh absennya Carlos Alcaraz karena cedera dan gugurnya unggulan utama Jannik Sinner lebih awal.
>>> Pasar Keuangan Beri Sinyal Berbeda saat Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Kuat
Perlawanan Sengit Cobolli
Flavio Cobolli tampil impresif meski baru pertama kali bermain di final Grand Slam. Petenis Italia berusia 24 tahun itu hanya kehilangan dua set sepanjang turnamen sebelum final.
Zverev mendominasi set pertama, tetapi Cobolli bangkit di set kedua. Dukungan penonton di Court Philippe Chatrier membuatnya tampil dengan energi tinggi.
Momen krusial terjadi di gim kesepuluh set ketiga. Dua kesalahan forehand Cobolli dimanfaatkan Zverev untuk memenangi set tersebut.
Cobolli tidak menyerah dan memaksakan set kelima setelah memenangi tie-break set keempat 7-5.
Di set penentuan, stamina Cobolli terkuras. Zverev langsung mengambil inisiatif dan menutup set pamungkas dengan skor 6-1.
Kekalahan ini tetap menjadi pencapaian besar bagi Cobolli, yang sebelumnya tembus perempat final Wimbledon tahun lalu.
>>> ESA Siarkan Langsung Gerhana Matahari Total Agustus 2026 dari Spanyol
Sementara bagi Zverev, trofi ini menjadi pembuktian setelah bertahun-tahun berada di papan atas tenis dunia.