Pergerakan saham sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI) kini sangat dipengaruhi oleh CEO Nvidia, Jensen Huang. Fenomena ini disebut sebagai "Jensen Huang Effect".
Ucapan maupun agenda perjalanan Huang mampu menggerakkan harga saham sebuah perusahaan secara signifikan.
>>> Jason Momoa Ubah Koleksi Kendaraan Klasik Jadi Bertenaga Listrik
Dampak nyata terlihat dalam pameran teknologi Computex 2026 di Taiwan. Saat itu, Huang memuji Marvell Technology, perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat.
Ia menyebut Marvell sebagai "perusahaan berikutnya yang berpotensi mencapai valuasi 1 triliun dollar AS".
Pernyataan tersebut langsung membuat saham Marvell melonjak hingga 33 persen. Ini merupakan kenaikan harian terbesar dalam tiga tahun terakhir.
Lonjakan itu menambah nilai valuasi perusahaan sekitar 50 miliar dollar AS atau setara Rp 902 triliun.
Media Bloomberg menyoroti kuatnya pengaruh Huang dengan menulis laporan khusus. Bloomberg menyebutkan bahwa sebagian investor membeli saham Marvell bukan karena memahami model bisnisnya.
Mereka bertransaksi semata-mata karena memprediksi Huang akan memberikan respons positif terhadap perusahaan tersebut.
Dampak di Korea Selatan
Pengaruh Huang juga meluas hingga ke Korea Selatan. Para investor di sana memantau ketat agenda perjalanan sang CEO.
Sebuah situs bernama Jensen Huang KR Tracker diluncurkan untuk melacak aktivitas Huang menjelang kunjungannya ke negara tersebut pada 4 Juni 2026.
Situs pelacak real-time itu menampilkan prediksi jadwal perjalanan Huang, emiten yang berpotensi ditemui, hingga pergerakan harga saham terkait.
>>> ASDP Bebaskan Tarif Jasa Kepelabuhanan 100 Persen Selama Libur Sekolah
Hingga Rabu siang waktu setempat, platform tersebut telah diakses lebih dari 40.000 kali.
Informasi kedatangan Huang langsung mendongkrak saham beberapa korporasi Korea Selatan yang berpeluang menjalin kemitraan dengan Nvidia. Emiten seperti LG Electronics, Naver, dan Doosan Robotics tercatat mengalami penguatan.
