⌂ Beranda News Pembeli Mobil Listrik Bekas Wajib Periksa Kondisi Baterai

Pembeli Mobil Listrik Bekas Wajib Periksa Kondisi Baterai

Pembeli Mobil Listrik Bekas Wajib Periksa Kondisi Baterai
Pemeriksaan baterai mobil listrik bekas dengan alat scanner
A A Ukuran Teks16px

Calon pembeli kendaraan elektrifikasi bekas diimbau untuk memprioritaskan pemeriksaan kondisi baterai dan sistem kelistrikan. Langkah ini penting guna menghindari biaya perbaikan besar di kemudian hari.

Komponen baterai menjadi pembeda utama antara kendaraan ramah lingkungan dengan mobil bermesin konvensional.

>>> BMKG Terbitkan Peringatan Dini Tsunami Pascagempa M 7,7 di Filipina

Saat ini, tren pasar otomotif menunjukkan peningkatan ketersediaan unit hybrid dan EV bekas sebagai alternatif terjangkau bagi konsumen.

Namun, penilaian kualitas daya tampung energi tidak bisa dilakukan secara kasat mata atau sekadar uji kemudi singkat.

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, menegaskan pentingnya ketelitian terhadap sistem utama ini.

"Bagi yang ingin beralih ke mobil hybrid atau EV, apalagi kalau mau beli bekas, hal yang perlu diperhatikan terutama di baterainya," kata Yogig saat ditemui di Jakarta Utara.

Gunakan Alat Scanner untuk Deteksi Kesehatan Baterai

Menurut Yogig, deteksi kesehatan baterai memerlukan bantuan alat pemindai khusus. "Biasanya calon pemilik akan tahu sistem ini bagus atau tidak untuk kondisi baterainya, itu by scanner," ujarnya.

>>> Xiaomi Resmi Jual Redmi Pad 2 9.7 di Indonesia, Harga Rp 2,3 Juta

Alat pemindai memungkinkan pemantauan metrik krusial, termasuk besaran tegangan hingga persentase State of Health (SOH) baterai.

"Nanti kalian akan tahu kondisi voltasenya, terus SOH-nya ada di berapa persen," jelas Yogig.

Kapasitas penyimpanan energi yang mendekati performa unit baru umumnya ditunjukkan oleh tingginya angka persentase SOH. Yogig juga menyarankan inspeksi menyeluruh di bengkel resmi atau bengkel spesialis.

"Lebih enaknya dibawa ke bengkel resminya atau ke sini, nanti kita cek kondisi baterainya dengan scanner," katanya.

Pengecekan mendalam ini membantu konsumen mengetahui kondisi riil sistem elektrikal sebelum transaksi.

>>> Kopi Toejoean Raup Omzet Puluhan Juta Berkat Pembinaan BRI

Bagi peminat varian hybrid, pemeriksaan mesin bensin tetap identik dengan mobil biasa. Namun, fokus utama tidak boleh teralihkan dari sistem kelistrikan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru