⌂ Beranda News 5 Hal Unik tentang Komodo yang Wajib Diketahui Sebelum Tur

5 Hal Unik tentang Komodo yang Wajib Diketahui Sebelum Tur

5 Hal Unik tentang Komodo yang Wajib Diketahui Sebelum Tur
Komodo di habitat alaminya
A A Ukuran Teks16px

Merencanakan perjalanan dengan paket wisata ke habitat komodo? Penting untuk memahami lebih dalam tentang kadal raksasa ini agar liburan semakin berkesan dan aman.

Berikut lima hal unik yang perlu diketahui sebelum tur.

>>> Produsen Otomotif Revisi Harga Mobil Hybrid per Juni 2026

Kadal Terbesar dan Terberat di Bumi

Komodo adalah kadal terbesar dan terberat yang masih hidup. Panjangnya bisa mencapai 3 meter dengan bobot hingga 68 kilogram.

Saat terancam, komodo mampu berlari hingga 20 km/jam. Dalam keseharian, mereka biasa bergerak sejauh 8 km.

Memiliki Kelenjar Racun Berbahaya

Penelitian terbaru menunjukkan komodo memiliki kelenjar racun di rahang bawah. Racun ini menghasilkan zat antikoagulan yang mengencerkan darah.

Akibatnya, tekanan darah korban bisa turun drastis hingga syok. Wisatawan wajib menjaga jarak aman di bawah pengawasan ranger.

Indera Penciuman hingga 11 Kilometer

Komodo mendeteksi mangsa menggunakan lidah bercabang. Lidah ini menangkap partikel bau di udara untuk dianalisis oleh organ Jacobson.

>>> Gempa M 7,7 Guncang Mindanao Filipina, Getaran Terasa hingga Sulawesi

Dengan metode itu, komodo bisa mencium bangkai atau mangsa terluka dari jarak 5 hingga 11 kilometer, tergantung arah angin.

Berkembang Biak Tanpa Pejantan

Komodo betina memiliki kemampuan unik bernama partenogenesis. Mereka bisa bertelur dan melahirkan keturunan jantan yang sehat tanpa kehadiran pejantan.

Adaptasi alami ini dibuktikan secara ilmiah pada tahun 2006. Kemampuan ini penting untuk kelangsungan hidup di pulau terpencil.

Hanya Hidup di 5 Pulau dan Terancam Punah

Populasi komodo di alam liar diperkirakan hanya 1.380 hingga 2.000 ekor. Mereka tersebar alami di Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, Gili Dasami, dan sebagian kecil Flores.

>>> Dejan Lovren Ungkap Keretakan Hubungan Mohamed Salah dan Arne Slot

Ancaman hilangnya habitat dan perubahan iklim membuat status konservasi komodo masuk kategori Vulnerable (rentan punah) menurut IUCN. Mengetahui fakta ini akan membuat pengalaman tur lebih bermakna dan edukatif.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru