Pemerintah mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, untuk memastikan kesiapan fasilitas pendidikan menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.
Progres pembangunan proyek tersebut saat ini telah mencapai 58 persen. Pemerintah menargetkan penyelesaian proyek ini pada 20 Juni 2026.
>>> Ironi Bonus Demografi: Optimisme Tertutup Mismatch Pendidikan dan Pekerjaan
Percepatan pembangunan dilakukan dengan menambah jumlah tenaga kerja di lokasi proyek dari 900 menjadi 1.300 orang. Langkah ini diharapkan dapat segera memfungsikan kompleks sekolah tersebut untuk masyarakat.
Dedikasi para pekerja di lapangan dinilai menjadi faktor kunci dalam mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur pendidikan ini.
Proyek Sekolah Rakyat Singkawang merupakan kolaborasi antara Kementerian Sosial, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, serta Kementerian Pekerjaan Umum.
Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan sarana pendidikan di Kalimantan Barat ini mencapai kisaran Rp 750 miliar.
Konsep Sekolah Rakyat di Singkawang adalah kawasan pendidikan terpadu yang dilengkapi fasilitas asrama, menyatukan jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dalam satu area.
>>> Prancis Targetkan Juara Piala Dunia 2026 untuk Didier Deschamps
Fasilitas pendukung yang disediakan meliputi ruang kelas, laboratorium, gedung serbaguna, serta fasilitas olahraga seperti jogging track dan lapangan sepak bola.
Kapasitas kompleks ini diperkirakan mencapai 1.200 murid, termasuk guru dan wali asuh.
Pendidikan di sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin hingga miskin ekstrem. Penerimaan siswa tidak melalui pendaftaran terbuka, melainkan seleksi berbasis data.
Calon peserta didik wajib terdaftar dalam desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merujuk pada kelompok 10 persen dan 11-20 persen keluarga termiskin.
>>> Gempa Magnitudo 7,7 Mindanao Guncang Sangihe dan Manado
Kementerian Sosial akan melakukan verifikasi faktual ke tempat tinggal calon murid untuk memastikan validitas data sebelum penempatan di Sekolah Rakyat terdekat.