⌂ Beranda News Salmi Sufraini Kembangkan Bisnis Kuliner Cangcomak Bersama Rumah BUMN BRI

Salmi Sufraini Kembangkan Bisnis Kuliner Cangcomak Bersama Rumah BUMN BRI

Salmi Sufraini Kembangkan Bisnis Kuliner Cangcomak Bersama Rumah BUMN BRI
Salmi Sufraini pemilik Cangcomak memegang produk camilan kacang coklat panggang
A A Ukuran Teks16px

Salmi Sufraini, seorang ibu rumah tangga berusia 43 tahun, telah berhasil mengembangkan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bernama Cangcomak di Palmerah, Jakarta Barat.

Usaha yang dirintis sejak akhir 2019 dengan modal awal Rp 750 ribu ini memproduksi camilan kacang coklat kering dan renyah yang merupakan resep warisan keluarga sejak 1965.

>>> Mitos Menutup Aplikasi Latar Belakang, Justru Bikin Baterai HP Boros

Produk Cangcomak diolah menggunakan teknik pemanggangan tradisional dalam jumlah kecil untuk menjaga kualitas. Kemanisan produk disesuaikan dengan selera pasar dan dikembangkan dalam varian mete serta almond.

Pemilihan metode panggang bertujuan agar coklat pembungkus kacang tidak mudah meleleh atau berminyak.

Salmi memutuskan berwirausaha setelah perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan pada periode 2018-2019. Ia memilih metode panggang karena menghasilkan produk yang tidak lengket, tidak berminyak, dan tetap renyah.

Sistem produksi manual diterapkan per satu kilogram bahan baku untuk menjaga konsistensi mutu.

Sebelum memperluas pemasaran, Salmi mengurus legalitas usaha secara mandiri, termasuk PIRT, sertifikasi halal, dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Ide berjualan kacang coklat panggang muncul karena produk sejenis masih jarang ditemukan di pasaran. Mayoritas kompetitor menggunakan teknik coklat cair yang cenderung basah dan lengket.

Transformasi Bisnis Bersama Rumah BUMN BRI

Perjalanan bisnis Cangcomak mengalami transformasi besar setelah bergabung menjadi mitra binaan Rumah BUMN BRI pada tahun 2020.

Salmi mendapatkan arahan untuk menguasai strategi pengelolaan usaha dan ekosistem pemasaran digital.

Pendampingan intensif diperoleh karena jumlah anggota binaan yang relatif sedikit pada awal bergabung. Fasilitas yang didapatkan meliputi pelatihan usaha, pemberian kemasan gratis, hingga pengurusan sertifikasi halal.

Keterlibatan aktif pemilik dalam mempelajari manajemen bisnis menjadi kunci utama optimalisasi fasilitas dari Rumah BUMN BRI.

>>> Shin Tae-yong Resmi Latih Persija Jakarta Selama Tiga Tahun

Bantuan cetak massal kemasan sebanyak 3.000 lembar dari Kementerian BUMN melalui BRI sempat membuat volume produksi melonjak drastis.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru