⌂ Beranda News Saham Telkom Amblas 14% Jelang Buyback Rp 4 Triliun

Saham Telkom Amblas 14% Jelang Buyback Rp 4 Triliun

Saham Telkom Amblas 14% Jelang Buyback Rp 4 Triliun
Grafik saham Telkom Indonesia yang menunjukkan penurunan tajam
A A Ukuran Teks16px

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengalami penurunan tajam hingga 14,13 persen pada sesi kedua perdagangan Senin, 9 Juni 2026.

Saham emiten telekomunikasi pelat merah ini merosot 390 poin ke level Rp 2.370 per saham, nyaris menyentuh batas bawah perdagangan.

>>> Polsek Tambun Selatan Tangkap Tiga Pelaku Pembacokan Remaja di Bekasi

Pada awal perdagangan, TLKM dibuka di area Rp 2.620 dan sempat menguat ke harga tertinggi Rp 2.650.

Namun, aksi jual masif menekan pergerakan saham hingga sempat terpuruk ke level terendah Rp 2.360. Aktivitas perdagangan sepanjang hari menunjukkan lemahnya aksi beli investor.

Nilai transaksi saham TLKM tercatat sangat besar mencapai Rp 586,35 miliar dengan volume perdagangan berkisar pada 2,37 juta lot.

Tingginya volume transaksi ini mengindikasikan banyak investor memilih melepas kepemilikan mereka.

Koreksi tajam lebih dari 14 persen dalam sehari ini menempatkan TLKM sebagai beban utama pasar. Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot hampir 5 persen.

Rencana Buyback Rp 4 Triliun

Di tengah tekanan pasar tersebut, TLKM merencanakan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham atau buyback dengan alokasi dana mencapai Rp 4 triliun.

Program ini dijadwalkan berlangsung mulai 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.

Agenda ini memerlukan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada hari yang sama.

Jika disetujui, pelaksanaan pembelian kembali saham dapat langsung dimulai pada Selasa, 9 Juni 2026.

Manajemen Telkom menegaskan bahwa pendanaan untuk aksi korporasi ini tidak menggunakan dana pinjaman, melainkan bersumber penuh dari kas internal perusahaan.

>>> DPR Pastikan Tender Renovasi Stadion Haji Agus Salim Segera Tuntas

Seluruh anggaran, termasuk biaya transaksi, berasal dari kas internal.

Perusahaan memastikan jumlah saham beredar di publik (free float) akan tetap terjaga setelah buyback, tidak kurang dari 15 persen dari total saham tercatat sesuai regulasi pasar modal.

Program pembelian kembali saham ini dirancang untuk meningkatkan optimisme pemegang saham terhadap prospek bisnis jangka panjang Telkom dan menyelaraskan kondisi pasar dengan fundamental riil perseroan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru