Gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah Mindanao, Filipina bagian selatan, pada Senin (8/6).
Bencana ini menyebabkan sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia di Kota General Santos.
>>> Istana Bantah Isu Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Otoritas setempat tengah melakukan verifikasi korban jiwa di tengah upaya penyelamatan dan pendataan kerusakan pascabencana.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana General Santos, Dacera, mengonfirmasi bahwa laporan mengenai lima korban meninggal dunia masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, kepolisian setempat melaporkan satu orang tewas dan empat lainnya luka-luka berdasarkan data awal.
Pusat gempa berada di area perairan dekat Pulau Mindanao, sekitar 24 kilometer di barat Provinsi Sarangani, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Guncangan hebat ini merusak sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik di Kota General Santos. Petugas kepolisian menyatakan fokus utama saat ini adalah melakukan operasi penyelamatan.
>>> Persija Jakarta Tunjuk Shin Tae-yong Sebagai Pelatih Kepala Baru
Robert Dagon, Sersan Mayor Kepolisian General Santos, menyebut banyak bangunan terdampak, namun rinciannya belum dapat diberikan.
Kerusakan infrastruktur terekam dalam video yang diverifikasi media asing, menunjukkan pusat perbelanjaan dan sebuah gedung sekolah yang ambruk.
Bencana ini memicu peringatan dini gelombang tinggi di beberapa negara Asia Pasifik, termasuk Filipina, Indonesia, Palau, Taiwan, dan Papua Nugini.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menangguhkan kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak dan meminta warga pesisir segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Otoritas kebencanaan Indonesia, melalui BNPB, menginstruksikan pemerintah daerah di Manado, Gorontalo Utara, dan Kepulauan Sangihe untuk mengarahkan warga pesisir mengungsi sebagai langkah antisipasi.
>>> Istana Bantah Isu Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi
BMKG mencatat kekuatan gempa 7,7 magnitudo dan sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kini telah berakhir. Jepang juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Pasifiknya.
