⌂ Beranda News Polres Bogor Periksa 57 Pemburu Babi Terkait Kematian Bocah Jasinga

Polres Bogor Periksa 57 Pemburu Babi Terkait Kematian Bocah Jasinga

Polres Bogor Periksa 57 Pemburu Babi Terkait Kematian Bocah Jasinga
Ilustrasi anjing pemburu babi hutan
A A Ukuran Teks16px

Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun ditemukan tewas setelah diserang oleh anjing pemburu babi hutan di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (7/6) siang.

Kasus tragis ini kini tengah ditangani secara intensif oleh kepolisian resor setempat.

>>> Prabowo Lantik Nanik Sudaryati Deyang Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Pihak Kepolisian Resor Bogor memeriksa sebanyak 57 orang saksi yang terkait dengan aktivitas perburuan tersebut.

Selain melakukan pemeriksaan massal, aparat kepolisian juga menyita 21 unit mobil yang digunakan untuk mengangkut ratusan anjing pemburu ke lokasi kejadian.

Penyelidikan awal sempat berjalan di tingkat kepolisian sektor dengan mengamankan puluhan orang di sekitar tempat kejadian perkara.

Polisi mengonfirmasi bahwa rombongan tersebut memang sedang berburu babi hutan dan melepaskan anjing-anjing mereka untuk mengejar target hewan buruan.

"Ini kebetulan pemburunya udah kita amankan sekitar 43 orang. Iya pemburu babi hutan betul.

Jadi memang mereka memburu babi hutan, nah memburunya ini membawa anjing, jadi babi hutannya dikejar sama anjing-anjing itu," kata Kapolsek Jasinga AKP Agus Hidayat.

Penanganan perkara penyerangan hewan ini selanjutnya dialihkan ke tingkat polres demi penyelidikan yang lebih mendalam.

>>> Optimalkan Performa Mobil Hybrid dengan Perawatan Baterai Rutin

Berdasarkan laporan dari warga setempat, kegiatan berburu babi hutan menggunakan rombongan anjing kerap dilakukan oleh kelompok pemburu yang berdatangan dari luar wilayah Jasinga.

"Pertama memang sebenarnya di kampung itu sudah biasa, mereka sudah terbiasa melepaskan anjing untuk perburuan babi liar dan memang mereka tidak mengecek langsung kondisi medan yang ada, bahwa di medan atau di lokasi ada anak yang sedang mancing itu," kata Agus.

Korban sendiri ditemukan meninggal dunia di area rerumputan Jasinga dengan mengalami luka parah pada bagian kepala dan leher.

Berdasarkan informasi, korban diserang saat sedang memancing bersama seorang temannya di lokasi tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto turun langsung memimpin jalannya penanganan kasus dan menjanjikan keterbukaan informasi.

Pihak kepolisian mengimbau agar warga Jasinga tidak terprovokasi oleh spekulasi yang beredar di media sosial karena proses hukum dan medis sedang berjalan.

"Seluruh barang bukti kendaraan, pemeriksaan 57 orang, hingga uji laboratoris terhadap ratusan hewan ini menjadi pijakan kuat bagi penyidik untuk mengusut tuntas perkara secara profesional dan transparan.

>>> Presiden Prabowo Lantik Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional dan Penasihat Khusus

Kami minta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada petugas dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah," kata Wikha.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru