Komisi III DPR menyepakati usulan pemerintah terkait pemisahan batas usia pensiun bagi setiap jenjang karier kepolisian dalam revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri.
Keputusan itu diambil dalam rapat panitia kerja di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).
>>> Lamine Yamal Fokus ke Piala Dunia 2026, Bicara Ballon d'Or dan Dembele
Kesepakatan tercapai setelah perdebatan mengenai Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) nomor 57 yang diajukan Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej.
Dalam ketentuan baru, batas usia pensiun untuk bintara dan tamtama ditetapkan paling tinggi 59 tahun, sedangkan perwira maksimal 60 tahun.
"a. tamtama dan bintara paling tinggi 59 (lima puluh sembilan) tahun; b.
perwira pertama, perwira menengah dan perwira tinggi paling tinggi 60 (enam puluh) tahun; c.
khusus untuk perwira tinggi bintang 4 (empat) usia pensiun paling tinggi 60 (enam puluh) tahun dan dapat diperpanjang maksimal 1 (satu) tahun sesuai dengan kebutuhan yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden," bunyi DIM 57 yang dibacakan Edward.
Alasan Pemisahan Usia Pensiun
Pemerintah mengusulkan pemisahan usia pensiun untuk mencegah penurunan motivasi kerja di internal Polri.
Edward menjelaskan bahwa penyamaan usia pensiun pada 60 tahun berpotensi memicu ketidakadilan akibat perbedaan durasi masa kerja.
"Mengapa sampai pemerintah mengusulkan 59 dan 60, yang pertama kalau semua sama rata 60, maka yang sesungguhnya terjadi adalah demotivasi, bintara dan tamtama akan katakan 'kami tidak perlu sekolah untuk perwira toh pensiunnya sama dengan perwira 60 tahun'," kata Edward.
Perbedaan masa dinas aktif antara personel jalur bintara dan perwira menjadi dasar argumen.
Menurut Edward, pembagian kluster usia pensiun akan merangsang kompetisi sehat bagi tamtama dan bintara yang ingin memperpanjang masa pengabdian melalui sekolah perwira.
"Bisa dibayangkan bintara dan tamtama usia 18 bisa jadi bintara-tamtama, sampai 60 tahun berarti masa kerjanya 42 tahun, sementara perwira yang sekolahnya lebih tinggi, itu masa kerjanya lebih kecil, itu mengapa harus ada pemisahan, jadi ada penghargaan kepada mereka yang memang sekolah untuk menambah usia pensiun itu," jelas Edward.