⌂ Beranda News Saham Telkom Anjlok Sentuh Batas Auto Reject Bawah

Saham Telkom Anjlok Sentuh Batas Auto Reject Bawah

Saham Telkom Anjlok Sentuh Batas Auto Reject Bawah
Grafik saham Telkom yang anjlok menyentuh batas auto reject bawah
A A Ukuran Teks16px

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengalami tekanan jual luar biasa hingga menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB) pada penutupan perdagangan Senin (8/6/2026).

Emiten telekomunikasi pelat merah tersebut merosot 410 poin atau 14,86 persen ke level Rp 2.350 dari harga penutupan sebelumnya sebesar Rp 2.760.

>>> BEI Perkuat Likuiditas Pasar Saham Lewat Program Liquidity Provider

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan saham TLKM langsung berada di bawah tekanan sejak dibuka di area Rp 2.620.

Saham gagal keluar dari zona merah sepanjang hari.

Nilai transaksi sempat menyentuh posisi tertinggi pada Rp 2.650 sebelum akhirnya merosot ke angka terendah sekaligus menjadi harga penutupan di Rp 2.350.

Kemerosotan tajam ini bertepatan dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 252,628 poin atau 4,53 persen ke area 5.342,137.

Pasar modal domestik saat ini menghadapi tekanan arus modal keluar (capital outflow) yang ikut menyeret saham-saham berkapitalisasi besar.

Kondisi tersebut dipicu oleh sentimen makro ekonomi nasional, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level psikologis Rp 18.187 per dollar Amerika Serikat (AS).

Faktor eksternal berupa kondisi makro ekonomi dan pelemahan nilai tukar mata uang ini dikonfirmasi langsung oleh pihak analis pasar modal sebagai penyebab utama penurunan performa saham perusahaan telekomunikasi tersebut.

"Di sini mengenai Telkom, sahamnya turun, karena berkaitan dengan sentimen makro. Misalnya apa?

Berkaitan dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan di atas Rp 18.000.

Bahkan IHSG mengalami capital outflow," ujar Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas.

Di samping dinamika makro ekonomi, pelaku pasar juga terpantau mengambil sikap berhati-hati di tengah agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Telkom tahun buku 2025 yang diselenggarakan pada hari yang sama.

>>> Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Bongkar Korupsi Badan Gizi Nasional

Investor cenderung mengamankan posisi masing-masing sembari menunggu rilis keputusan strategis dari perseroan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru