⌂ Beranda News Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh, Tunggu Waktu Tepat Jelang Nataru

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh, Tunggu Waktu Tepat Jelang Nataru

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh, Tunggu Waktu Tepat Jelang Nataru
Korlantas Polri tunda Operasi Patuh jelang Natal dan Tahun Baru
A A Ukuran Teks16px

Korps Lalu Lintas Polri memutuskan menunda pelaksanaan Operasi Patuh yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada masyarakat.

Keputusan ini diambil pada Senin (8/6/2026) setelah melalui analisis dan evaluasi internal.

>>> PT Brinks Solutions Indonesia Perluas Jaringan dengan Cabang Baru dan Inovasi Teknologi

Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa Operasi Patuh merupakan bagian dari rangkaian operasi cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru.

Namun, pelaksanaannya dinilai masih terlalu dini.

"Jaraknya masih jauh, sehingga Operasi Patuh, hasil analisa dan evaluasi, mungkin nanti setelah mendekati kegiatan Natal," ujar Irjen Agus di Jakarta.

Lima Agenda Operasi Korlantas

Irjen Agus memaparkan ada lima agenda besar operasi di lingkungan Korlantas. Pertama adalah Operasi Keselamatan yang mendahului Operasi Ketupat.

Setelah Operasi Ketupat, ada Operasi Patuh dengan Zebra sebagai operasi cipta kondisi pada saat Natal dan Tahun Baru.

>>> Panduan Rute Transportasi Umum dan Akses Kendaraan ke Jakarta Fair 2026

Penundaan ini dilakukan karena agenda besar operasi cipta kondisi Natal masih jauh. Korlantas kini tengah berkoordinasi internal dan menanti instruksi lanjutan dari pemegang komando tertinggi kepolisian.

"Tentunya nanti kami akan evaluasi dan minta petunjuk pimpinan. Apakah setelah HUT Bhayangkara atau mungkin satu bulan setelah HUT Bhayangkara," ucap Irjen Agus.

Skema Penegakan Hukum Tetap

Meskipun jadwal berubah, skema penegakan hukum yang disiapkan tidak berubah. Kombinasi tilang elektronik (ETLE) sebesar 60 persen, tilang manual 30 persen, dan tindakan simpatik 10 persen.

"Semua kegiatan kepolisian itu baik, dengan maksud bagaimana kita bisa memastikan pengguna jalan itu tertib, lancar, dan angka pelanggaran juga bisa turun," ujar Irjen Agus.

Korlantas Polri menegaskan orientasi utama operasi ini bukan mengejar kuantitas sanksi, melainkan mendorong kedisiplinan pengendara. Program Polantas Menyapa menjadi salah satu upaya merangkul masyarakat.

>>> XLSmart Luncurkan Platform Solusi Digital Esta Prime untuk Perluas Pasar Korporasi

"Kami tidak bangga melakukan penegakan hukum, tetapi bagaimana merangkul masyarakat, dekat dengan masyarakat," pungkas Irjen Agus.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru