⌂ Beranda News APPBI: Kunjungan ke Mall Tetap Stabil, Masyarakat Beralih ke Produk Murah

APPBI: Kunjungan ke Mall Tetap Stabil, Masyarakat Beralih ke Produk Murah

APPBI: Kunjungan ke Mall Tetap Stabil, Masyarakat Beralih ke Produk Murah
Suasana mall yang ramai dikunjungi masyarakat
A A Ukuran Teks16px

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengungkapkan bahwa masyarakat tetap ramai mengunjungi pusat perbelanjaan meskipun daya beli sedang tertekan.

Fenomena ini ditandai dengan peralihan perilaku konsumen yang kini lebih memprioritaskan pembelian produk berharga murah.

>>> PT Integrated Healthcare Indonesia Pasang PLTS untuk Kurangi Emisi Karbon

Perubahan Pola Konsumsi

Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, mengonfirmasi bahwa perubahan pola konsumsi ini sudah berlangsung selama satu hingga dua tahun terakhir.

"Mereka cenderung membeli barang-barang yang harga satuannya murah," kata Alphonzus dalam pertemuan di Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Meski jumlah kunjungan stabil, nominal transaksi per produk mengalami penurunan karena penyesuaian anggaran pengunjung.

Menurut Alphonzus, komoditas dari seluruh kategori barang di mall tetap terserap pasar, namun dengan batas harga terjangkau.

Kebiasaan Komunal Jadi Penyelamat

APPBI menilai kebiasaan komunal masyarakat menjadi faktor utama yang menjaga angka kunjungan mall.

Aktivitas berkumpul bersama keluarga atau rekan kerja tetap berlangsung di pusat perbelanjaan meskipun daya beli mengetat.

>>> Juventus Segera Datangkan Alexander Sorloth dari Atletico Madrid

"Susah atau tidak susah, tetap kumpul. Tempat kumpulnya ya salah satunya pusat perbelanjaan," ujar Alphonzus.

Dampak pada Pendapatan Tenant

Kondisi ini menyebabkan stagnasi pendapatan para penyewa atau tenant di pusat perbelanjaan.

Selain daya beli, penurunan pendapatan ritel juga dipicu oleh ekspansi pembangunan mall baru dan masuknya brand asing, terutama dari China.

"Pusat perbelanjaan cenderung bertambah, terutama di daerah yang tadinya belum ada," kata Alphonzus.

Pelaku usaha ritel kini melakukan ekspansi toko baru ke luar Jakarta untuk menyiasati tekanan pasar domestik dan pergeseran ekonomi global.

>>> Tiga Pemain Timnas Indonesia di Eropa Jalani Musim Baru dengan Pelatih Anyar

"Karena tekanan daya beli dan tekanan global, peningkatannya tidak signifikan," tutup Alphonzus.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru