Danantara menunda penyusunan laporan keuangannya. Proses konsolidasi seluruh laporan keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum rampung menjadi penyebabnya.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyampaikan hal itu di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6/2026).
>>> BookCabin Travel Fair 2026 Tawarkan Diskon Tiket dan Cashback Rp1 Juta
Keterlambatan ini terjadi karena sejumlah perusahaan pelat merah masih menjalani Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Penjelasan ini sekaligus menepis anggapan bahwa lembaga baru tersebut tidak transparan dalam mengelola administrasinya.
Proses Konsolidasi Masih Berjalan
“Nanti selalu dibilangnya kita tidak transparan. Justru kita kan laporan keuangan Danantara itu kan hasil konsolidasi dari seluruh laporan keuangan BUMN.
BUMN ini kan sedang kita beresin satu-satu dan belum selesai mereka RUPS,” ujar Dony Oskaria.
Manajemen saat ini tengah membenahi laporan keuangan di berbagai sektor BUMN. Penyesuaian pada nilai aset juga dilakukan.
>>> Dony Oskaria Bantah Kabar Perubahan Direksi dan Komisaris PLN
Langkah pembersihan buku dan penilaian penurunan nilai aset atau impairment harus diselesaikan terlebih dahulu. Setelah itu, laporan konsolidasi baru bisa diterbitkan.
“BUMN ini kan sedang kita beresin satu-satu dan belum selesai mereka RUPS. Misalnya Telkom baru hari ini, PLN belum.
Jadi setelah kita lakukan pembersihan bukunya semua, termasuk impairment-impairment yang kita kerjakan, baru selesailah pembukuannya Danantara,” terang Dony.
Manajemen menegaskan pentingnya memastikan seluruh data serta kondisi riil keuangan setiap perusahaan negara tercatat dengan akurat. Seluruh proses pelaporan dari tiap entitas BUMN ditargetkan selesai pada akhir Juni.
“Hari ini baru selesai yang Telkom, habis ini tanggal 15, PLN, satu-satu. Gimana mau jadi laporan keuangan, Pertamina aja belum.
>>> Mobil Jip Chery Terguling di Tol Bandara Soekarno-Hatta Akibat Gagal Menyalip
Tapi seluruhnya sampai akhir Juni selesai semua BUMN. Saya lupa tanggalnya, tapi sampai akhir Juni harus selesai semua,” tutur Dony Oskaria.