Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol mengumumkan hasil investigasi terkait peluru nyasar yang melukai dua orang di kawasan Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP).
Proyektil tersebut diketahui berasal dari area latihan tembak prajurit Yonif Yudha Putra (YTP) 897.
>>> Mikel Oyarzabal Tegaskan Timnas Spanyol Tetap Membumi di Piala Dunia 2026
Insiden terjadi pada Senin (8/6/2026) di Lapangan Lapai, bersamaan dengan pelaksanaan latihan menembak.
Hasil Investigasi
Kepala Penerangan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, menyatakan bahwa proyektil yang mengenai korban diduga berasal dari latihan menembak di Lapangan Tembak Lapai.
Senjata yang digunakan adalah pistol kaliber 9 milimeter dengan jarak tempuh efektif hingga 1.400 meter.
Beberapa faktor seperti arah angin, kelembapan, dan posisi penembak turut dikaji dalam penyelidikan.
>>> John Herdman Siapkan Rotasi Besar Timnas Indonesia vs Mozambik
Pemeriksaan mendalam masih dilakukan untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian prosedur latihan.
Jika terbukti ada kelalaian, sanksi tegas sesuai aturan militer akan dijatuhkan kepada pihak bertanggung jawab.
Kolonel Kav Taufiq menegaskan komitmen untuk memberikan perhatian penuh kepada korban dan menindaklanjuti setiap bentuk kelalaian sesuai prosedur hukum dan disiplin militer.
Sebagai langkah antisipasi, seluruh kegiatan latihan di Lapangan Tembak Lapai dihentikan sementara.
>>> Bank Mandiri Taspen Salurkan Santunan Ahli Waris Ryamizard Ryacudu
TNI saat ini mencari lokasi alternatif yang lebih aman untuk pelaksanaan latihan menembak ke depan.