Ia akan melihat perkembangan terakhir pada sesi latihan sebelum memutuskan porsi bermain.
"Saya pikir dia akan bisa bermain di pertandingan pertama, tapi itu tidak berarti dia pasti akan bermain. Kami akan mengevaluasi," katanya.
Yamal memiliki motivasi tersendiri untuk membawa Spanyol melangkah jauh setelah sukses meraih gelar Euro.
"Jika kami memenangkan Piala Dunia, saya berjanji akan membiarkan janggut dan kumis saya tumbuh selama tiga minggu," ucap Yamal seperti dikutip dari akun X Fabrizio Romano.
Nazar tersebut diharapkan menjadi dorongan tambahan bagi Yamal yang tampil produktif bersama Barcelona. Ia mengoleksi 24 gol dan 18 assist dari 45 laga di musim 2025-2026.
Selain ambisi Piala Dunia, Yamal merefleksikan pengalamannya saat menduduki peringkat kedua Ballon d'Or 2025 di bawah Ousmane Dembele.
Yamal meraih 1.059 poin, sementara Dembele unggul dengan 1.380 poin berkat gelar Liga Champions.
"Saya dan Ousmane sangat akrab. Saya sudah menghabiskan waktu bersamanya, kami banyak mengobrol," tutur Yamal dalam tayangan YouTube yang dikutip Tribuna.
Ia menganggap kegagalan meraih penghargaan individu justru berdampak positif bagi kedewasaan emosionalnya. "Sejak upacara itu, saya menjadi lebih dewasa, saya telah mengubah banyak hal dalam hidup saya.
Saya sangat senang dia yang menang," katanya.
Yamal memandang keputusan voters sudah tepat karena dirinya dinilai masih terlalu muda. "Saya pikir sangat baik bagi saya bahwa Dembele yang menang.
>>> Gavi Tekel Keras Rodri di Latihan Timnas Spanyol, Yeremy Pino Beri Pembelaan
Saya rasa itu bukan waktu yang tepat bagi saya untuk menang karena saya masih anak-anak," pungkasnya.