Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan komitmen Macan Kemayoran untuk tetap berpartisipasi dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Pernyataan itu disampaikan Prapanca saat konferensi pers pengenalan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (8/6/2026).
>>> I.League Rilis Hasil Evaluasi Stadion Championship Liga 2
"Kami masih menunggu terkait jadwal liga. Tentunya, setiap tahun kita selalu ada Piala Presiden.
Tapi, yang saya tahu jadwalnya musim ini berubah," kata Prapanca.
"Tentunya, sudah kasih komitmen untuk ikut berkontribusi di Piala Presiden walaupun jadwal pastinya belum keluar, yang pasti ada," tambahnya.
Sejarah dan Format Piala Presiden
Turnamen pramusim ini telah rutin bergulir sejak pertama kali diadakan pada 2015. Di luar masa pandemi Covid-19, ajang ini hanya absen dua kali, yaitu pada 2016 dan 2023.
Piala Presiden 2026 dikabarkan akan kembali bergulir pada masa jeda kompetisi tahun ini. Sistem kompetisi dikabarkan akan mengalami modifikasi dari tahun-tahun sebelumnya.
Awalnya, turnamen ini hanya diikuti tim dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pada 2017, panitia memperluas jangkauan dengan mengundang klub Liga 2.
Format kompetisi kembali disesuaikan pada edisi 2024 yang hanya melibatkan 8 tim. Jumlah tersebut menyusut menjadi 6 tim pada pelaksanaan 2025.
>>> Prancis Tekuk Irlandia Utara 3-1 Berkat Hat-trick Michael Olise
Pada edisi 2025, panitia menghadirkan tim luar negeri seperti Oxford United dan Port FC, serta Indonesia All Star.
Untuk edisi 2026, beredar kabar kuota peserta akan kembali menjadi 8 tim.
Rencana Tim Undangan Luar Negeri
Sebagian besar kontestan musim ini dikabarkan merupakan tim undangan dari luar negeri. Beberapa nama yang muncul meliputi Port FC, Lion City Sailor, Johor Darul Ta'zim, hingga DPMM FC.
Menanggapi rumor tersebut, Prapanca mengaku manajemen belum mendapatkan informasi resmi mengenai format definitif Piala Presiden 2026.
Di sisi lain, manajemen Persija juga membuka opsi untuk mengagendakan kegiatan pramusim alternatif. Langkah ini dinilai penting untuk membangun chemistry antarpemain sebelum liga dimulai.
"Tentunya, kebutuhan pramusim, jadwal laga persahabatan, nanti saya harus diskusi dengan pelatih terkait kapan tim kumpul dan jadwalnya seperti apa," ucap Prapanca.
"Nanti baru dari situ saya tahu mana yang cocok dari pihak komersil untuk melakukan kegiatan pramusim," ungkapnya.
>>> John Herdman Buka Suara soal Kondisi Justin Hubner Jelang Lawan Mozambik
Sebelum meresmikan kerja sama dengan Shin Tae-yong, Persija telah melepas tujuh pemain asing. Pergerakan bursa transfer juga mulai terlihat, salah satunya melalui rumor merapatnya Mariano Peralta.