Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggarisbawahi fokus kebijakan fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027.
Kebijakan ini akan diarahkan untuk mendukung delapan klaster Program Prioritas Nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
>>> Pemerintah Targetkan Belanja Negara 2027 Capai 14,80 Persen PDB
Pengarahan anggaran tersebut dirancang untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata di berbagai daerah.
"Untuk itu, kebijakan fiskal tahun 2027 diarahkan untuk mendorong perekonomian tumbuh lebih tinggi, sejahtera lebih cepat," kata Purbaya Yudhi Sadewa.
Rencana kerja pemerintah pada tahun depan mencakup 60 program kerja yang terbagi dalam delapan klaster utama dan satu kelompok pendukung.
Kedelapan sektor utama tersebut meliputi ketahanan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur perumahan dan ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.
Pemerintah juga menyiapkan kelompok pendukung yang mencakup penguatan bidang pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi.
Pemerintah berkomitmen mengoptimalkan pendapatan negara, meningkatkan kualitas belanja, serta mengembangkan skema pembiayaan inovatif demi menjaga topangan anggaran yang kredibel.
"Oleh karena itu, APBN harus dijaga tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan," ujar Purbaya Yudhi Sadewa.
Strategi kebijakan fiskal ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pencapaian target pembangunan jangka panjang nasional.
>>> Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50 Persen
Pemerintah bersama DPR RI juga menyepakati sejumlah indikator makro dan target kesejahteraan yang menjadi acuan penyusunan anggaran mendatang.
Beberapa indikator makro yang disepakati antara lain pertumbuhan ekonomi ditargetkan antara 5,8 persen hingga 6,5 persen, dan inflasi berkisar 1,5 persen hingga 3,5 persen.
Suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun diproyeksikan berada di kisaran 6,5 persen hingga 7,3 persen.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan berada pada rentang Rp 16.800 hingga Rp 17.500.
Harga minyak mentah Indonesia dipatok antara 70 hingga 95 dollar AS per barel.
Sementara itu, lifting minyak mentah ditargetkan 602.000 hingga 615.000 barel per hari, dan lifting gas bumi setara minyak 934.000 hingga 977.000 barel per hari.
Tingkat kemiskinan ditargetkan menurun menjadi 6 persen hingga 6,5 persen, dengan tingkat pengangguran terbuka 4,3 persen hingga 4,87 persen.
Rasio gini dipatok 0,362 hingga 0,367, indeks modal manusia 0,575, dan indeks kesejahteraan petani 0,8038.
>>> Bayern Munchen Tertarik Tebus Marcus Rashford, Gaji Jadi Kendala Utama
Proporsi penciptaan lapangan kerja formal ditargetkan mencapai 40,81 persen.