⌂ Beranda News Divock Origi Pensiun dari Sepak Bola Profesional di Usia 31 Tahun

Divock Origi Pensiun dari Sepak Bola Profesional di Usia 31 Tahun

Divock Origi Pensiun dari Sepak Bola Profesional di Usia 31 Tahun
Divock Origi
A A Ukuran Teks16px

Mantan penyerang Liverpool, Divock Origi, resmi mengumumkan gantung sepatu dari karier sepak bola profesionalnya pada usia 31 tahun.

Keputusan ini mengakhiri perjalanan panjangnya di lapangan hijau.

>>> MU Optimistis Salip Man City Kejar Elliot Anderson

Nama Origi akan selalu dikenang oleh pendukung Liverpool berkat kontribusinya yang signifikan pada era modern klub di bawah asuhan Jurgen Klopp.

Ia menjadi pemain kunci yang membantu The Reds meraih trofi Liga Champions pada musim 2018/2019.

Momen paling ikonik Origi terjadi di semifinal Liga Champions melawan FC Barcelona. Setelah tertinggal 0-3 di leg pertama, Liverpool bangkit dengan kemenangan 4-0 di Anfield.

Origi mencetak dua gol krusial dalam pertandingan itu, termasuk gol penentu yang membawa Liverpool ke final.

Di final yang digelar di Madrid melawan Tottenham Hotspur, Origi kembali menunjukkan perannya sebagai pembeda.

Ia mencetak gol kedua dalam kemenangan 2-0 Liverpool, yang mengunci gelar Liga Champions keenam bagi klub tersebut.

Origi bergabung dengan Liverpool pada tahun 2014 dan mencatatkan 175 penampilan dengan 41 gol di berbagai ajang.

Selama delapan tahun bersama The Reds, ia memenangkan berbagai gelar, termasuk Premier League, Piala FA, Piala Liga Inggris, Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke AC Milan dengan status bebas transfer pada tahun 2022.

>>> 5 Minuman Malam Hari yang Mendukung Penurunan Berat Badan

Namun, ia kesulitan menemukan performa terbaik di Italia dan hanya tampil 36 kali sebelum dipinjamkan ke Nottingham Forest pada musim 2023/2024.

Kerja sama Origi dengan AC Milan berakhir lebih awal setelah kontraknya diputus pada Desember 2025.

Sebelum keputusan pensiun, Origi dilaporkan sudah tidak aktif bermain dalam pertandingan kompetitif selama lebih dari satu setengah tahun.

Melalui akun Instagram pribadinya, Origi menyampaikan pesan perpisahan. "Tujuan saya dalam sepak bola sebagai pemain telah memenuhi.

Saya berhasil mewujudkan mimpi masa kecil untuk bermain di panggung terbesar dan memenangkan trofi-trofi terbesar," tulisnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukungnya. "Setiap momen ikonik, setiap gol, dan setiap sejarah yang kami ciptakan bersama akan selalu menjadi milik kita.

Mewakili Belgia sambil membawa akar Kenya dalam diri saya adalah sebuah kebanggaan."

Origi menutup pesannya dengan menyatakan kesiapannya untuk babak baru. "Misi telah selesai.

>>> Pemerintah Targetkan Belanja Negara 2027 Capai 14% PDB

Kini saya melangkah menuju panggilan hidup berikutnya." Meskipun bukan pilihan utama, Origi akan selalu diingat sebagai pemain spesialis laga besar yang sering memberikan kejutan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru