⌂ Beranda News Shao Jiayi Waspadai Kecepatan Thailand Jelang Laga Uji Coba di Jinhua

Shao Jiayi Waspadai Kecepatan Thailand Jelang Laga Uji Coba di Jinhua

Shao Jiayi Waspadai Kecepatan Thailand Jelang Laga Uji Coba di Jinhua
Shao Jiayi pelatih timnas China memberikan keterangan pers
A A Ukuran Teks16px

Besok akan menjadi pertandingan yang intens," sebutnya.

Shao Jiayi melihat perubahan visi bermain yang nyata dari skuad Gajah Perang setelah menonton rekaman pertandingan mereka melawan Kuwait.

"Mereka menampilkan banyak ide. Gaya mereka lebih langsung dan lebih cepat dari sebelumnya," katanya.

Kendati menganggap Thailand bukan tim raksasa yang tak terkalahkan, ia meminta pemain menunjukkan keseriusan penuh.

"Saya tidak akan mengatakan kami menghadapi lawan yang sangat kuat, tetapi ini pertandingan yang harus ditanggapi dengan serius," ujarnya.

Mengenai potensi rotasi akibat padatnya jadwal, Shao Jiayi berkomitmen mengejar kemenangan tanpa mengorbankan kualitas susunan pemain. "Saya tidak berpikir kedua hal itu saling bertentangan," jelasnya.

Ia percaya semua pemain yang dipanggil memiliki kompetensi merata untuk bermain sejak menit pertama. "Setiap orang yang bisa masuk timnas memiliki kemampuan untuk menjadi starter...

>>> Puan Maharani Minta Pemerintah Jangkau Warga Terisolasi Pascagempa Sulawesi Utara

Bagi saya, tidak ada pertandingan persahabatan di tim nasional. Setiap pertandingan itu penting," ucapnya.

Shao Jiayi juga memberikan perhatian khusus bagi pemain muda yang promosi berkat performa impresif di kompetisi domestik.

"Para pemain muda dipilih berdasarkan performa mereka di Chinese Super League," katanya.

Ia berpesan agar mereka tidak cepat puas dan selalu menjaga kedewasaan serta ambisi.

"Mereka harus tetap rendah hati dan mempertahankan rasa lapar serta ketidakpuasan sepanjang karier jika ingin terus berkembang," tuturnya.

Di sisi lain, kebobolan satu gol ke gawang Singapura menjadi bahan evaluasi. "Kami membuat ringkasan yang sangat bagus setelah pertandingan terakhir," ujar Shao Jiayi.

Ia mengakui gol tersebut terjadi karena instruksi yang kurang detail dan kelalaian dalam memprediksi kendala taktis.

"Gol yang kami kebobolan terjadi karena persyaratan staf pelatih tidak cukup detail dan kami belum mempertimbangkan beberapa kesulitan dengan cukup hati-hati," akunya.

Kesalahan itu memberikan sudut pandang baru bahwa persiapan pertandingan internasional menuntut ketelitian tinggi. "Gol itu memberi saya banyak inspirasi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru