⌂ Beranda News Puan Maharani Minta Pemerintah Jangkau Warga Terisolasi Pascagempa Sulawesi Utara

Puan Maharani Minta Pemerintah Jangkau Warga Terisolasi Pascagempa Sulawesi Utara

Puan Maharani Minta Pemerintah Jangkau Warga Terisolasi Pascagempa Sulawesi Utara
Kerusakan rumah akibat gempa di Sulawesi Utara
A A Ukuran Teks16px

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera menjangkau masyarakat kepulauan terluar di Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara.

Warga di sana terisolasi akibat kerusakan infrastruktur pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Selasa (9/6/2026).

>>> Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Libema Open 2026

Guncangan gempa tektonik terjadi pada Senin (8/6/2026) pagi sebagai rangkaian gempa dahsyat Filipina.

Berdasarkan data BMKG, episenter gempa berada di laut sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung. Getarannya dirasakan hingga Manado dan Gorontalo.

Dampak parah melanda Desa Kawio, Kecamatan Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Desa itu dihuni 178 Kepala Keluarga atau 480 jiwa.

Banyak rumah warga yang mayoritas nelayan rusak parah hingga rata dengan tanah. Warga terpaksa bertahan di area terbuka karena gempa susulan masih berlanjut.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. Puan menegaskan perlunya langkah cepat untuk mengatasi pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat.

"Pemerintah harus segera menjangkau masyarakat yang terisolasi akibat gempa, khususnya warga yang tinggal di pulau terluar/terdepan.

Bantuan harus cepat disalurkan," kata Puan dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).

Ketua DPR RI juga menyoroti pentingnya perluasan indikator keberhasilan penanganan bencana. "Kerusakan dapat terjadi bahkan ketika korban jiwa relatif dapat diminimalkan.

Hal ini menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan penanganan bencana perlu diperluas," ujar Puan.

Menurutnya, posisi geografis wilayah kepulauan terdepan Indonesia menuntut sistem antisipasi yang lebih matang. "Ketangguhan bencana di pulau terluar juga harus semakin diperhatikan.

Tantangan geografis seharusnya justru menjadi faktor agar Negara memiliki antisipasi bila bencana terjadi agar tidak menimbulkan beban besar bagi masyarakat," imbuh Puan.

>>> Bursa Kripto CFX Jalin Kerja Sama dengan UI, UGM, dan STAN untuk Literasi Digital

Puan juga memberikan instruksi spesifik kepada pemda agar memberikan perhatian ekstra pada kelompok rentan. "Pemerintah setempat harus memastikan kebutuhan warga, dan secepat mungkin menyalurkan bantuan.

Pastikan kebutuhan masyarakat rentan seperti lansia dan anak-anak juga terpenuhi," tegas Puan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru