Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama berhasil menempati peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026.
Raihan 71 poin pada pertengahan musim debutnya bersama Honda Team Asia dinilai mengesankan bagi seorang pendatang baru.
>>> Dewan Ekonomi Nasional Akan Romba Subsidi Energi yang Dinilai Tidak Tepat Sasaran
Pencapaian ini melampaui target awal yang disepakati bersama tim. Sebelumnya, Veda hanya fokus mengumpulkan poin sebanyak mungkin di setiap balapan.
"Ya cukup senang dengan hasilnya karena sebenarnya enggak ngira kalau bisa seperti ini," ujar Veda Ega Pratama. Targetnya tadinya hanya bisa mendapatkan poin sebanyak-banyaknya.
Evaluasi performa setelah balapan di Thailand menjadi titik balik krusial. Momen itu mendongkrak rasa percaya diri pebalap asal Gunungkidul untuk bersaing di barisan depan.
"Setelah Thailand saya lihat saya bisa taruh di depan, tapi sampai sekarang masih banyak yang harus dipelajari," kata Veda.
>>> Timnas Mesir Tatap Piala Dunia 2026 Meski Minim Pengalaman
Proses adaptasi dengan sirkuit baru menjadi tantangan terbesar sepanjang musim ini. "Ya memang agak sulit," akunya.
Tim memanfaatkan rekaman video dan basis data pebalap lain dari musim lalu untuk mempercepat penguasaan lintasan baru.
"Dari tim juga mereka sudah hadir data-data dari tahun kemarin dari rider lain dan biasanya saya mempelajari dari video," jelas Veda.
Kiprah Veda dimulai dengan finis kelima di Thailand. Ia kemudian meraih podium ketiga di Brasil yang mencetak sejarah bagi pebalap Indonesia di grand prix.
>>> PLN Belum Ubah Tarif Tambah Daya Listrik per Juni 2026
Meski sempat gagal finis di Circuit of The Americas (COTA) Amerika Serikat, Veda bangkit dan finis keempat di Le Mans, Prancis.