Klub raksasa Turki, Fenerbahce, dikabarkan tengah membidik Mohamed Salah sebagai target utama bursa transfer musim panas ini.
Langkah ambisius ini diambil untuk mendongkrak performa tim setelah kalah bersaing dengan Galatasaray di kompetisi domestik.
>>> Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Menhan dan Panglima TNI
Peluang Fenerbahce untuk mendatangkan sang bintang terbuka lebar karena Salah kini berstatus tanpa klub setelah dilepas Liverpool pada akhir musim.
Meski telah berusia 34 tahun, penyerang asal Mesir itu dinilai masih kompetitif dan produktif untuk bermain di level tertinggi Eropa.
Hingga saat ini, Salah belum menentukan pelabuhan baru untuk musim depan. Ia sempat dikaitkan dengan rumor kepindahan ke Major League Soccer (MLS) maupun klub-klub Arab Saudi.
Hasrat untuk tetap berkompetisi di liga top membuat opsi bertahan di benua biru menjadi prioritas utama sang pemain.
Kendala Gaji dan Anggaran Fantastis
Kendala besar yang dihadapi klub-klub peminat termasuk Fenerbahce adalah besaran gaji. Pada musim terakhirnya bersama Liverpool, Salah diperkirakan menerima upah mencapai 400 ribu pound per pekan.
>>> Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non-Subsidi per 10 Juni 2026
Upaya pendekatan intensif ini tidak lepas dari peran Aziz Yildirim yang baru terpilih sebagai presiden baru Fenerbahce.
Dalam agenda kampanyenya, Yildirim secara terbuka menegaskan bahwa Salah merupakan target transfer utama untuk membangun kembali kejayaan klub.
Untuk mewujudkan transfer besar ini, manajemen Fenerbahce harus menyiapkan anggaran fantastis yang mencapai 90 juta euro atau setara dengan Rp 1,8 triliun guna mengikat Salah dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
"Mohamed Salah meminta gaji 20 juta euro. Jika ditambah pajak, sekitar 30 juta euro.
Salah mau kontrak tiga tahun yang akan menghabiskan dana 90 juta euro.
>>> Polda Sumsel Latih 1.700 Anggota Satkamling Berbasis Teknologi
Jika memang dibutuhkan, maka kami akan menggaetnya," ujar Yildirim seperti dikutip dari Detik Sport yang melansir Tribuna.